Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat Sumber Daya Air (SDA) menegaskan komitmennya untuk mempercepat pembangunan serta penanganan saluran irigasi dan bendungan. Langkah ini krusial dalam mendukung target swasembada pangan nasional yang dicanangkan pemerintah.
Plt. Direktur Irigasi dan Rawa Kementerian PUPR, Yosiandi Radi Wicaksono, memastikan bahwa fokus utama Direktorat SDA adalah mewujudkan infrastruktur air yang memadai. Menurutnya, percepatan ini menjadi kunci untuk mencapai ketahanan pangan di Indonesia.
Artikel informatif lainnya dapat ditemukan dalam liputan Mureks. mureks.co.id
Target Ambisius Pembangunan Infrastruktur Air
Mureks mencatat bahwa pada tahun 2025, Direktorat SDA menargetkan penyelesaian 15 bendungan yang saat ini masih dalam tahap pembangunan. Bendungan-bendungan ini diharapkan dapat rampung sepenuhnya pada tahun 2029, menambah kapasitas penyimpanan air untuk irigasi dan kebutuhan lainnya.
Selain bendungan, sektor irigasi juga menjadi prioritas. Kementerian PUPR berencana membangun 15 ribu jaringan irigasi baru. Tidak hanya itu, perbaikan juga akan dilakukan pada 197 ribu hektar irigasi yang menjadi kewenangan pusat, serta 800 ribu hingga 1 juta hektar irigasi yang berada di bawah kewenangan daerah.
Dukungan terhadap program ketahanan pangan Kementerian Pertanian (Kementan) juga diperkuat melalui Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 14 Tahun 2025. Direktorat SDA Kementerian PUPR memberikan dukungan infrastruktur air pada program cetak sawah baru di beberapa wilayah strategis, termasuk Sumatera Selatan, Sulawesi Selatan, Kalimantan Selatan, hingga Papua Selatan.
Penguatan Sistem Air Berbasis Teknologi
Di sisi lain, Direktorat SDA juga aktif memperkuat sistem air berbasis teknologi. Salah satu upaya yang dilakukan adalah modernisasi irigasi yang mencakup tiga aspek utama: infrastruktur, sumber daya manusia (SDM), dan kelembagaan serta operasi tata air. Sebagai contoh, pemasangan sistem jaringan irigasi menggunakan sensor menjadi bagian dari inovasi ini.
Strategi dan tantangan dalam penguatan tata kelola sumber daya air, serta peran dan pengembangan teknologi di jaringan irigasi, sempat dibahas lebih lanjut dalam dialog Serliana Salsabila dengan Yosiandi Radi Wicaksono di program Evening Up, CNBC Indonesia, pada Jumat, 5 Desember 2025.






