Berita

Bandara Ngurah Rai Catat Lonjakan Penumpang Internasional, Domestik Justru Turun Selama Nataru 2025/2026

Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Badung, Bali, mencatat tren yang kontras selama periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026. Data menunjukkan lonjakan signifikan pada jumlah penumpang internasional, sementara pergerakan penumpang domestik justru mengalami penurunan.

General Manager (GM) Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Nugroho Jati, mengonfirmasi fenomena ini. “Iya, domestik (mengalami penurunan). Sementara yang internasional malah mengalami peningkatan, baik dari sisi penerbangannya maupun dari sisi penumpangnya,” ujar Nugroho Jati, dilansir dari laporan sebelumnya pada Selasa (6/1/2026).

Mureks juga menyajikan berbagai artikel informatif terkait. mureks.co.id

Selama 21 hari masa operasional Pos Komando (Posko) Terpadu Nataru, terhitung sejak 15 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026, Bandara Ngurah Rai melayani total 1.483.824 penumpang. Dari jumlah tersebut, pergerakan penumpang internasional mendominasi dengan angka 877.876 orang, atau sekitar 59% dari total keseluruhan. Sementara itu, penumpang domestik tercatat sebanyak 605.948 orang, menyumbang sekitar 41%.

Menurut Mureks, penurunan jumlah penumpang domestik mencapai 4,8%, sedangkan penumpang internasional mengalami pertumbuhan sebesar 3,2% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Data ini menyoroti pergeseran preferensi atau kondisi pasar perjalanan selama musim liburan akhir tahun.

Pergerakan Pesawat dan Puncak Arus

Tidak hanya pada jumlah penumpang, dominasi internasional juga terlihat pada pergerakan pesawat. Selama periode Posko Terpadu Nataru, tercatat sebanyak 9.113 pergerakan pesawat di Bandara Ngurah Rai. Penerbangan internasional mengambil porsi 52% dengan 4.718 pergerakan, mengungguli penerbangan domestik yang mencatat 4.395 pergerakan pesawat.

Mureks mencatat bahwa rata-rata harian Bandara Ngurah Rai melayani 70.658 pergerakan penumpang selama periode tersebut. Puncak arus libur terjadi pada 28 Desember 2025, dengan jumlah penumpang mencapai 83.512 orang. Sementara itu, puncak arus balik tercatat pada 2 Januari 2026, melayani 77.367 penumpang.

Fenomena ini memberikan gambaran tentang dinamika pariwisata Bali yang semakin mengandalkan pasar internasional pasca-pandemi, sekaligus menjadi tantangan bagi sektor penerbangan domestik untuk kembali pulih dan menarik minat wisatawan lokal.

Mureks