Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) menyatakan optimismenya terhadap pertumbuhan pasar motor baru pada tahun 2026, meskipun kenaikan yang diproyeksikan bersifat tipis. Keyakinan ini didasari oleh sejumlah proyek strategis pemerintah yang akan bergulir, diharapkan mampu mendongkrak daya beli masyarakat.
Proyek Pemerintah Dorong Penjualan
Ketua Bidang Komersial AISI, Sigit Kumala, mengungkapkan bahwa kinerja pasar motor baru sepanjang tahun 2025 menunjukkan hasil yang positif. Distribusi dari pabrik ke diler (wholesales) bahkan diperkirakan melampaui 6,4 juta unit. “Ada kenaikan (wholesales motor baru) tapi mungkin tipis,” ujar Sigit Kumala kepada KatadataOTO beberapa waktu lalu, seperti yang Mureks pantau.
Liputan informatif lainnya tersedia di Mureks. mureks.co.id
Menurut Sigit, ada beberapa faktor utama yang menjadi alasan di balik proyeksi pertumbuhan pasar motor baru di Indonesia. Salah satunya adalah rencana pemerintah untuk menjalankan 32 proyek strategis pada tahun ini. Proyek-proyek ini diyakini akan membawa dampak positif bagi sejumlah produsen seperti Astra Honda Motor (AHM), Yamaha, Kawasaki, hingga TVS.
“Kami berasumsi beberapa sektor yang mau digarap pemerintah itu ada 32 proyek, kalau itu jalan akan mendongkrak penjualan motor,” lanjut Sigit. Ia menjelaskan bahwa proyek-proyek tersebut berpotensi menciptakan lapangan pekerjaan baru, yang pada gilirannya akan meningkatkan pendapatan masyarakat dan mendorong mereka untuk membelanjakan uang, termasuk untuk pembelian kendaraan roda dua.
“Karena ada beberapa sektor yang menerima dampak dari pertumbuhan investasi baru ini,” tambahnya. Selain itu, AISI juga berharap kondisi ekonomi nasional dapat pulih secara menyeluruh, sehingga daya beli masyarakat semakin membaik. Jika pertumbuhan ekonomi mencapai lima persen pada 2026, diharapkan akan tercipta lebih banyak lapangan kerja, yang secara tidak langsung akan menguntungkan industri otomotif.
“Kemudian diharapkan dengan ekonomi, misalnya 2026 berjalan dengan pertumbuhan lima persen, diharapkan bisa menciptakan lapangan kerja,” tegas Sigit.
Target Penjualan Resmi Segera Diumumkan
Meskipun demikian, Sigit menerangkan bahwa AISI belum menetapkan target penjualan motor baru secara resmi untuk tahun 2026. Angka target tersebut rencananya akan diumumkan pada pertengahan Januari 2026. Oleh karena itu, publik masih menanti kepastian mengenai proyeksi angka yang ingin dicapai oleh asosiasi.
Sebagai informasi, Mureks mencatat bahwa AISI melaporkan total wholesales motor baru dari Januari hingga November 2025 telah mencapai 5.950.844 unit. Angka ini menunjukkan peningkatan sekitar 0,35 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun 2024, yang hanya sebesar 5.929.830 unit. Capaian ini dianggap cukup baik, mengingat berbagai tantangan yang dihadapi industri sepanjang tahun 2025.
Jika tren positif ini terus berlanjut, tidak menutup kemungkinan total wholesales motor baru sepanjang tahun 2025 akan menyentuh atau bahkan melampaui angka 6,4 juta unit, sesuai perkiraan awal.






