Jumlah warga Amerika Serikat yang membayar cicilan mobil lebih dari 1.000 dolar AS atau sekitar Rp15,5 juta per bulan (kurs Rp15.500/dolar AS) kini mencapai rekor tertinggi. Data terbaru menunjukkan bahwa satu dari lima pembeli mobil baru di negara tersebut kini menghadapi pembayaran bulanan dengan nominal empat digit.
Fenomena ini bukan sekadar angka, melainkan cerminan perubahan signifikan dalam pasar otomotif yang berdampak pada semua pihak. Harga mobil baru maupun bekas yang terus melambung, ditambah dengan suku bunga tinggi, memaksa konsumen untuk mengambil pinjaman dengan tenor lebih panjang dan jumlah yang lebih besar.
Baca liputan informatif lainnya di Mureks. mureks.co.id
Pembayaran Bulanan Tembus Rekor
Menurut data dari Edmunds, 20,3 persen dari seluruh pembelian kendaraan baru yang dibiayai pada kuartal IV 2025 memiliki cicilan bulanan sebesar 1.000 dolar AS atau lebih. Angka ini merupakan persentase tertinggi yang pernah tercatat, meningkat dari 19,1 persen pada kuartal III 2025 dan 18,9 persen setahun sebelumnya. Mureks mencatat bahwa tren ini menandai tahun yang didominasi oleh harga yang tetap tinggi, suku bunga yang meningkat, dan konsumen yang harus berjuang lebih keras untuk mendapatkan kendaraan baru.
Ivan Drury, direktur insight di Edmunds, menjelaskan tekanan finansial yang dihadapi konsumen. “Dihadapkan pada harga kendaraan dan biaya pinjaman yang terus-menerus tinggi, banyak konsumen terpaksa beradaptasi dengan membiayai jumlah yang lebih besar, memperpanjang tenor pinjaman, dan, semakin sering, mengambil cicilan bulanan empat digit,” kata Drury. “Angka-angka pemecah rekor yang kami lihat mencerminkan tekanan finansial yang dihadapi banyak pembeli sepanjang tahun.”
Tekanan ini tidak hanya dirasakan oleh pembeli mobil baru. Pembeli kendaraan bekas juga mencatat rekor, dengan 6,3 persen di antaranya menyetujui cicilan bulanan di atas 1.000 dolar AS. Hal ini didorong oleh harga mobil bekas yang lebih tinggi dan suku bunga dua digit yang rata-rata mencapai 10,6 persen pada kuartal IV.
Angka-angka di balik pembayaran tersebut menceritakan kisah yang lebih dalam. Pembayaran bulanan rata-rata untuk mobil baru yang dibiayai mencapai rekor 772 dolar AS. Sementara itu, jumlah rata-rata yang dibiayai naik menjadi 43.759 dolar AS, juga merupakan rekor tertinggi sepanjang masa. Ini menunjukkan bahwa meskipun suku bunga sedikit melonggar, pembeli masih meminjam lebih banyak uang dari sebelumnya dan membayarnya dalam jangka waktu yang lebih lama.
Data Keuangan Mobil Baru Kuartalan
| Periode | 2025 Q4 | 2024 Q4 | 2025 Q3 |
|---|---|---|---|
| Tenor (Bulan) | 69.6 | 68.8 | 70.1 |
| Cicilan Bulanan | $772 | $754 | $754 |
| Jumlah Dibiayai | $43,759 | $42,113 | $42,647 |
| APR | 6.7 | 6.8 | 7 |
| Uang Muka | $6,228 | $6,856 | $6,020 |
Tren Pinjaman Jangka Panjang
Pinjaman jangka panjang pada dasarnya menjaga agar transaksi tetap berjalan. Sekitar 20,8 persen atau lebih dari satu dari lima pembeli mobil baru yang dibiayai menyetujui tenor pinjaman 84 bulan (7 tahun) atau lebih pada kuartal IV 2025. Angka ini memang sedikit menurun dibandingkan kuartal III 2025, namun masih jauh melampaui kondisi sebelum pandemi.
Bahkan, ini merupakan lonjakan tajam dari kuartal IV 2024, di mana pinjaman 84 bulan hanya membentuk 17,9 persen dari pasar. Pembiayaan jangka panjang semakin menjadi norma, dan ini merupakan kabar buruk bagi konsumen sehari-hari. Tingkat APR rata-rata untuk pinjaman mobil baru mencapai 6,7 persen, sedikit turun dari awal tahun, namun masih mendekati rekor tertinggi historis. Pembiayaan nol persen tetap langka, hanya berlaku untuk 3,1 persen pinjaman kendaraan baru selama kuartal tersebut. Angka ini sedikit naik dari 2,4 persen setahun lalu, memberikan sedikit sinyal bahwa penawaran promosi mungkin mulai kembali.
Kesenjangan Kelas di Pasar Mobil
Di tengah semua ini, terjadi kesenjangan besar dalam penjualan mobil. Data dari Cox Automotive menunjukkan bahwa penjualan mobil baru melonjak 45 persen sejak 2019 di kalangan rumah tangga dengan pendapatan 150.000 dolar AS atau lebih. Sebaliknya, pembeli dengan pendapatan di bawah 75.000 dolar AS sebagian besar telah keluar dari pasar mobil baru sama sekali.
Inilah mengapa kita melihat perpecahan besar dalam industri terkait dengan mobil yang dijual. Banyak produsen mobil menargetkan kalangan mampu dengan kendaraan yang lebih besar, lebih lengkap, dan memiliki margin keuntungan lebih tinggi seperti truk, SUV, dan trim premium yang membenarkan label harganya melalui ukuran, teknologi, dan persepsi umur panjang. Sulit untuk melihat adanya perubahan signifikan dalam industri yang akan datang dalam waktu dekat. Seperti biasa, menghitung biaya sebelum menyetujui pembayaran empat digit (belum termasuk asuransi) adalah bagian penting dari setiap kesepakatan otomotif.
Data Keuangan Mobil Bekas Kuartalan
| Periode | 2025 Q4 | 2024 Q4 | 2025 Q3 |
|---|---|---|---|
| Tenor (Bulan) | 70.1 | 69.5 | 69.9 |
| Cicilan Bulanan | $570 | $553 | $565 |
| Jumlah Dibiayai | $29,987 | $28,675 | $29,530 |
| APR | 10.6 | 11 | 10.8 |
| Uang Muka | $3,956 | $4,219 | $3,976 |






