Otomotif

IRS Umumkan Kenaikan Tarif Jarak Tempuh Bisnis 2026, Namun Nilainya Masih di Bawah 1971

Internal Revenue Service (IRS) Amerika Serikat telah mengumumkan kenaikan tarif standar jarak tempuh untuk perjalanan bisnis pada tahun 2026. Kenaikan ini membawa tarif menjadi 72,5 sen per mil, naik 2,5 sen dari tahun sebelumnya.

Tarif baru ini berlaku untuk semua jenis kendaraan, mulai dari hibrida, kendaraan listrik, diesel, hingga mobil berbahan bakar bensin konvensional. Kenaikan ini diharapkan dapat memberikan sedikit keringanan bagi wajib pajak yang banyak menggunakan kendaraan untuk keperluan bisnis.

Artikel informatif lainnya dapat dibaca di Mureks mureks.co.id.

Nilai Riil Jauh di Bawah Era 70-an

Meskipun ada kenaikan, nilai riil tarif 2026 ini masih lebih rendah dibandingkan tarif yang pertama kali ditetapkan 55 tahun lalu. Menurut laporan Forbes, pada tahun 1971, tarifnya hanya 10 sen per mil. Namun, setelah disesuaikan dengan inflasi, nilai tersebut setara dengan sekitar $1,05 per mil pada tahun 2026.

Mureks mencatat bahwa perbandingan ini menunjukkan adanya penurunan daya beli tarif jarak tempuh bisnis selama beberapa dekade.

Tarif standar jarak tempuh bisnis memang menunjukkan tren kenaikan dalam beberapa tahun terakhir:

  • 58,5 sen per mil — paruh pertama 2022
  • 62,5 sen per mil — paruh kedua 2022
  • 65,5 sen per mil — 2023
  • 67 sen per mil — 2024
  • 70 sen per mil — 2025
  • 72,5 sen per mil — 2026

Perbandingan dengan Inggris dan Tarif Lain

Perbandingan menarik juga terlihat dengan Inggris. Di sana, pengemudi bisnis dan wiraswasta umumnya menggunakan tarif 45 pence per mil untuk 10.000 mil bisnis pertama, dan 25 pence per mil untuk mil berikutnya. Angka tersebut setara dengan hanya 61 dan 34 sen AS per mil, meskipun harga bahan bakar di Inggris jauh lebih mahal dibandingkan rata-rata nasional AS yang sekitar $3 per galon.

Tidak semua pengemudi di AS mendapatkan tarif 72,5 sen tersebut. Tarif untuk perjalanan medis, misalnya, justru sedikit menurun pada tahun 2026 menjadi 20,5 sen per mil. Angka ini sama dengan tarif untuk anggota Angkatan Bersenjata yang aktif bertugas. Kedua tarif tersebut turun 0,5 sen dari tarif tahun sebelumnya.

Sementara itu, bagi mereka yang berkendara untuk organisasi amal, tarifnya tetap 14 sen per mil, sama seperti tahun 2025. Tarif ini lebih rendah karena tidak memperhitungkan depresiasi, biaya asuransi, atau perbaikan. Forbes mengklaim tarif ini belum berubah sejak era kepresidenan Clinton.

Wajib pajak yang merasa tarif standar ini kurang memadai dapat memilih untuk menghitung biaya riil penggunaan kendaraan mereka. Namun, opsi ini hanya bisa dilakukan mulai tahun kedua kendaraan tersebut digunakan untuk perjalanan bisnis. Bagi kendaraan yang disewa, wajib pajak terikat pada tarif resmi yang ditetapkan IRS.

Mureks