Volkswagen (VW) secara resmi memperkenalkan SUV listrik jarak jauh terbarunya, ID. Era 9X, yang dikembangkan khusus untuk pasar Tiongkok. Kendaraan berjenis Extended-Range Electric Vehicle (EREV) ini menarik perhatian karena ukurannya yang masif, bahkan melampaui dimensi SUV mewah seperti BMW X7.
Debut ID. Era 9X terungkap melalui dokumen pengajuan ke Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi Tiongkok, serta konfirmasi langsung dari pihak VW. SUV produksi ini merupakan hasil kolaborasi antara SAIC Volkswagen, menandai komitmen pabrikan dalam memenuhi kebutuhan pasar kendaraan listrik Tiongkok yang berkembang pesat.
Mureks menghadirkan beragam artikel informatif untuk pembaca. mureks.co.id
Dimensi Raksasa dan Desain Premium
ID. Era 9X hadir sebagai SUV berukuran penuh yang dirancang untuk bersaing di segmen kendaraan yang memadukan kemampuan listrik dengan kepraktisan jarak jauh. Ukurannya yang besar membuatnya lebih bongsor dari model populer VW di Barat, seperti VW Atlas dan Touareg. Bahkan, menurut catatan Mureks, ID. Era 9X sedikit lebih panjang dari BMW X7.
Secara spesifik, ID. Era 9X memiliki panjang 5.207 mm, lebar 1.997 mm, dan tinggi 1.810 mm, dengan jarak sumbu roda 3.070 mm. Sebagai perbandingan, BMW X7 memiliki panjang 5.181 mm, lebar 2.000 mm, dan tinggi 1.805 mm, dengan jarak sumbu roda 3.105 mm. Ini menempatkan ID. Era 9X kokoh di kategori SUV mewah berukuran penuh.
Desain eksterior ID. Era 9X tetap setia pada konsep ID. Era yang diperkenalkan VW tahun lalu, menampilkan tampilan premium dan kontemporer yang tidak banyak berubah dalam transisi ke versi produksi. Meskipun interior produksi belum diungkap, jika mengikuti konsepnya, diharapkan akan ada sistem infotainment besar yang membentang di dasbor, serta kemungkinan layar tambahan yang dipasang di atap untuk penumpang belakang. SUV ini akan dilengkapi dengan enam kursi dalam konfigurasi 2+2+2.
Opsi Powertrain EREV Canggih
Aspek paling menarik dari ID. Era 9X terletak pada teknologi EREV-nya, yang menggunakan mesin bensin hanya untuk mengisi daya baterai, bukan untuk menggerakkan roda secara langsung. Volkswagen akan menawarkan tiga konfigurasi powertrain, dengan pilihan penggerak roda belakang dan semua roda.
- Model Dasar: Menggunakan motor listrik tunggal yang dipasang di belakang, menghasilkan 220 kW (295 hp). Ditenagai oleh baterai LFP 51,1 kWh, model ini menawarkan jangkauan listrik murni hingga 267 km (166 mil) dengan bobot 2.600 kg.
- Varian Menengah: Memiliki motor listrik yang sama di roda belakang, namun menggunakan baterai NMC 65,2 kWh yang lebih besar. Peningkatan ini mendongkrak jangkauan listrik murni menjadi 340 km (211 mil), dengan bobot sedikit lebih berat, 2.620 kg.
- Varian Teratas: Mempertahankan baterai 65,2 kWh dan menambahkan motor listrik kedua di gandar belakang, meningkatkan total output menjadi 380 kW (510 hp). Konfigurasi motor ganda ini meningkatkan bobot menjadi 2.700 kg, dengan jangkauan listrik murni sedikit menurun menjadi 321 km (199 mil).
Meskipun angka jangkauan gabungan penuh belum dipublikasikan, ketiga konfigurasi diperkirakan akan dengan nyaman melampaui 1.000 km (lebih dari 600 mil) saat menggunakan daya baterai dan bensin, tergantung pada kapasitas tangki bensin akhir.
Prospek Peluncuran Global Masih Tanda Tanya
Harga ID. Era 9X masih dirahasiakan dan diharapkan akan diumumkan dalam beberapa bulan mendatang sebelum kendaraan ini resmi dijual. Kendati peluncuran di pasar Barat belum dikonfirmasi, ada sedikit harapan untuk pasar tertentu.
Mazda telah menawarkan model JV buatan Tiongkok di Eropa dan Australia, dan Nissan juga bersiap untuk mengikuti jejak yang sama. Oleh karena itu, tidak menutup kemungkinan bagi Volkswagen untuk mempertimbangkan hal serupa dengan ID. Era 9X, setidaknya di pasar internasional tertentu, meskipun peluncuran di Amerika Serikat dipastikan tidak akan terjadi.






