Nasional

Unismuh Makassar Lepas Safari Bahasa, Perkuat Kompetensi dan Jiwa Kepemimpinan Mahasiswa

Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Bahasa Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar resmi memulai agenda Safari Bahasa. Kegiatan kaderisasi dan penguatan kompetensi mahasiswa ini dibuka langsung oleh Wakil Rektor III Unismuh Makassar di depan Balai Sidang kampus pada Sabtu, 4 Januari 2026.

Safari Bahasa akan berlangsung intensif selama lima hari, mulai 4 hingga 8 Januari 2026, di Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) Unismuh Makassar. Mengusung tema “Mari Bersama Menuju Puncak Dunia dengan Kekuatan Bahasa”, kegiatan ini menarik minat mahasiswa dari berbagai fakultas yang berfokus pada pengembangan kebahasaan dan kepemimpinan.

Selengkapnya dapat dibaca melalui Mureks di laman mureks.co.id.

Penguatan Karakter dan Kepemimpinan

Ketua Umum UKM Bahasa Unismuh Makassar, Henri Setiawan, menjelaskan bahwa Safari Bahasa merupakan agenda strategis organisasi. Tujuannya adalah menyiapkan kader-kader baru yang tidak hanya berkompeten dalam bahasa, tetapi juga memiliki karakter dan jiwa kepemimpinan yang kuat.

“Safari Bahasa menjadi bagian dari proses regenerasi UKM Bahasa sekaligus wadah pengembangan kemampuan bahasa bagi mahasiswa Unismuh Makassar, dengan tujuan memperkuat jiwa kepemimpinan mereka,” ujar Henri.

Henri menambahkan, penguasaan bahasa, khususnya bahasa asing, menjadi krusial untuk menunjang prestasi dan daya saing mahasiswa. Kemampuan ini dinilai membuka peluang kompetisi yang lebih luas, baik di tingkat program studi, fakultas, maupun universitas.

Menurut Henri, pelaksanaan Safari Bahasa mendapat dukungan penuh dari pihak kampus, mulai dari penyediaan fasilitas di Pusdiklat hingga dukungan pendanaan. “Dukungan kampus sangat membantu, baik dari segi fasilitas maupun pendanaan kegiatan,” katanya.

Selama kegiatan, peserta dikelompokkan berdasarkan minat bahasa, seperti Bahasa Arab, Bahasa Inggris, dan bahasa asing lainnya. Pola ini diterapkan untuk memaksimalkan proses pembelajaran dan praktik kebahasaan.

Mureks mencatat bahwa kesadaran mahasiswa terhadap pentingnya penguasaan bahasa kini semakin meningkat. Keterbatasan bahasa seringkali menjadi penghambat dalam menyampaikan gagasan, sementara kemampuan bahasa justru membuka peluang akademik dan profesional di tingkat nasional maupun internasional.

Bahasa sebagai Kebutuhan Mendasar di Era Global

Sementara itu, Wakil Rektor III Unismuh Makassar, Dr. Mawardi Pewangi, dalam sambutannya menegaskan bahwa penguasaan bahasa telah menjadi kebutuhan mendasar di era global. Ia menyebut bahasa sebagai kunci adaptasi dan daya saing generasi muda di tengah dunia yang semakin terbuka.

“Bahasa hari ini sudah menjadi kebutuhan hidup. Kalau ingin maju dan berkembang, bahasa harus dikuasai,” ujarnya saat melepas peserta Safari Bahasa.

Dr. Mawardi juga mengingatkan bahwa bahasa bukan sekadar pengetahuan, melainkan keterampilan yang harus diasah melalui pembiasaan dan praktik. Ia meminta peserta untuk menjaga etika, kebersamaan, serta keamanan selama kegiatan agar Safari Bahasa berjalan lancar dan bermakna.

Melalui Safari Bahasa ini, UKM Bahasa Unismuh Makassar diharapkan mampu melahirkan mahasiswa yang unggul dalam kebahasaan, berjiwa pemimpin, dan siap bersaing di tingkat global. “Saya berharap UKM Bahasa semakin berdampak bagi mahasiswa dan terus mendapatkan dukungan kampus dalam setiap kegiatan,” tutup Henri Setiawan.

Mureks