WASHINGTON DC, Mureks mencatat bahwa Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menegaskan dana hasil penjualan minyak Venezuela yang baru saja dikuasai akan sepenuhnya dialokasikan untuk pembelian produk-produk buatan AS. Pernyataan ini disampaikan setelah AS berhasil mengamankan 50 juta barel minyak dari Venezuela.
Dalam unggahan terbarunya di platform Truth Social pada Jumat (9/1/2026), Trump merinci bahwa pembelian tersebut akan mencakup beragam komoditas, mulai dari produk pertanian, obat-obatan, perangkat dan peralatan medis, hingga perlengkapan esensial untuk perbaikan jaringan listrik dan fasilitas energi di Venezuela.
Simak artikel informatif lainnya di Mureks. mureks.co.id
“Saya baru saja diberi tahu bahwa Venezuela hanya akan membeli produk buatan Amerika dengan dana yang mereka terima dari kesepakatan minyak baru dengan kami,” tulis Trump, sebagaimana dikutip pada Jumat (9/1/2026).
Menurut Trump, langkah strategis ini merupakan indikasi kuat bahwa Venezuela telah sepakat untuk menjadikan Amerika Serikat sebagai mitra bisnis utamanya. Keputusan tersebut dinilai sebagai pilihan yang bijaksana dan menguntungkan bagi kedua negara.
“Dengan kata lain, Venezuela berkomitmen untuk berbisnis dengan AS sebagai mitra utama. Ini pilihan yang bijaksana dan hal yang sangat baik bagi rakyat Venezuela dan AS,” imbuh Presiden ke-47 AS tersebut.
Latar Belakang Akuisisi Minyak
Sebelumnya, pada Selasa (6/1/2026), Donald Trump telah mengumumkan bahwa Venezuela akan menyerahkan antara 30 hingga 50 juta barel minyak mentah kepada Washington. Minyak-minyak yang sebelumnya terkena sanksi ini, menurut laporan Wall Street Journal, akan dijual sesuai harga pasar.
Dana hasil penjualan tersebut akan diatur langsung oleh Trump untuk kepentingan rakyat kedua negara. Dengan asumsi harga minyak sekitar 56 dollar AS per barel, volume 30 juta hingga 50 juta barel minyak ini diperkirakan memiliki nilai fantastis, mencapai sekitar 2,8 miliar dollar AS atau setara dengan Rp 47 triliun.
Meskipun mekanisme transaksi secara rinci belum diungkapkan, kesepakatan ini diharapkan dapat memenuhi sebagian kebutuhan energi Amerika. Selain itu, transaksi ini juga bertujuan untuk membantu mengurangi cadangan minyak Venezuela yang selama ini tertahan akibat sanksi dan blokade internasional, seperti yang dilaporkan oleh Fox 5 New York.
Trump juga menginformasikan bahwa Menteri Energi AS, Chris Wright, telah diberi arahan untuk segera melaksanakan rencana ini. Proses pengangkutan minyak akan dilakukan menggunakan kapal penyimpanan dan dibawa langsung menuju pelabuhan-pelabuhan di Amerika Serikat.






