Keuangan

Perum Bulog Rampungkan Penyaluran Bantuan Pangan Instruksi Presiden ke Korban Bencana di Sumatera

Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, melaporkan progres penyaluran bantuan pangan kepada masyarakat yang terdampak bencana banjir dan longsor di wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Data per 8 Januari 2026 menunjukkan komitmen pemerintah dalam memastikan ketersediaan logistik bagi para korban.

Penyaluran bantuan ini merupakan tindak lanjut dari instruksi presiden untuk segera mendistribusikan cadangan pangan kepada daerah yang dilanda bencana. Rizal menyampaikan laporannya di Kantor BNPB, Jakarta, pada Jumat (9/1/2026).

Selengkapnya dapat dibaca melalui Mureks di laman mureks.co.id.

Rincian Penyaluran Bantuan di Aceh

Untuk wilayah Aceh, Perum Bulog telah menyalurkan Cadangan Beras Pemerintah (CBP) khusus bencana alam sebanyak 12.561 ton. Selain itu, beras cadangan daerah juga telah terdistribusi sebanyak 154 ton.

Ahmad Rizal menjelaskan, total bantuan pangan beras sesuai instruksi presiden yang diterima untuk Aceh mencapai 8.922 ton. Sementara itu, bantuan minyak goreng yang disiapkan berjumlah 1.784 kiloliter. “Khusus wilayah Aceh itu pertama yaitu daerah Takengon dan Bener Meeriah pada saat terjadi bencana. Kemudian ditambah lagi di Aceh Tamiang yang kita siapkan dan berlanjut ke daerah lainnya,” ujar Ahmad Rizal.

Sebagai gambaran, bantuan beras untuk korban banjir bandang di Desa Aek Garoga, Kecamatan Batang Toru, Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, telah disalurkan pada Senin (1/12/2025).

Distribusi di Sumatera Utara

Di Sumatera Utara, bantuan beras pemerintah untuk bencana alam yang telah terdistribusi mencapai 5.098 ton. Ditambah dengan bantuan dari pemerintah daerah sekitar 57 ton, total beras yang disalurkan cukup signifikan. Mureks merangkum, bantuan pangan beras kepada masyarakat di Sumut tercatat sebesar 15.211 ton, serta bantuan minyak goreng sebanyak 3.042 ton.

Bantuan untuk Sumatera Barat

Sementara itu, di Sumatera Barat, Bulog telah menyalurkan 1.609 ton beras. Bantuan dari pemerintah daerah setempat juga mencapai 160 ton. Secara keseluruhan, bantuan pangan beras untuk masyarakat tercatat 6.795 ton dan minyak goreng sebanyak 1.359 kiloliter.

Ahmad Rizal menegaskan bahwa proses penyaluran berjalan lancar. “Bantuan pangan bukan hanya bahan pangan, tapi juga ada dana dan lainnya Ini sudah berjalan baik dan lancar. Untuk Sumbar tanggap darurat sudah selesai,” jelas Ahmad Rizal, menandakan fase tanggap darurat di Sumatera Barat telah rampung.

Catatan Mureks

Catatan Mureks menunjukkan, koordinasi antara Perum Bulog dan pemerintah daerah menjadi kunci dalam memastikan bantuan sampai ke tangan masyarakat yang membutuhkan di ketiga provinsi tersebut.

Mureks