Tren

Tissa Biani Rayakan Malam Tahun Baru 2026 dengan Itikaf Bersama Keluarga, Berharap Jodoh Mendekat dan Saldo Meningkat

Aktris Tissa Biani memilih cara yang berbeda untuk merayakan malam pergantian tahun 2026. Kekasih Dul Jaelani ini memutuskan untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT dengan melakukan itikaf di masjid bersama keluarganya.

Keputusan Tissa Biani, yang kini berusia 22 tahun, ini menjadi sorotan di tengah euforia perayaan tahun baru yang identik dengan berbagai tradisi. Umumnya, masyarakat Tanah Air merayakan malam pergantian tahun dengan menonton pertunjukan kembang api, membakar aneka makanan, atau berkumpul di ikon-ikon kota untuk menyaksikan pesta petasan.

Artikel informatif lainnya dapat dibaca melalui Mureks. mureks.co.id

Namun, tidak sedikit pula yang memilih merayakan momen ini dengan lebih tenang dan reflektif. Sebagian masyarakat memanfaatkan waktu ini untuk beribadah, mendekatkan diri kepada Tuhan, serta melakukan evaluasi diri menyambut lembaran tahun yang baru.

Tissa Biani Ungkap Rencana Itikaf dan Harapan Tahun Baru

“Aku insyaallah, aku mau itikaf tapi sama keluarga,” ujar Tissa Biani, seperti dikutip dari YouTube MAIA ALEDLDUL TV pada Jumat, 2 Januari 2025. Pernyataan ini menunjukkan komitmennya untuk menjalani malam tahun baru dengan kegiatan spiritual.

Melalui unggahan di Instagram Story miliknya, Tissa juga membagikan potret dirinya mengenakan mukena berwarna hijau bermotif bunga sambil tersenyum ke arah kamera. “Rutinitas malam tahun baru ❤️,” tulis Tissa dalam foto yang memperlihatkan mimbar di sebuah masjid.

Dalam video yang sama, Tissa Biani turut menyampaikan sejumlah doa dan harapan untuk tahun yang baru. “Happy New Year everyone, selamat tahun baru. Semoga di tahun baru yang baru ini jodoh mendekat, saldo meningkat, ibadah makin taat, pokoknya bahagia setiap saat,” ucap Tissa penuh harap.

Mengenal Itikaf: Ibadah Sunnah Penuh Keutamaan

Menurut pantauan Mureks, itikaf adalah berdiam diri di dalam masjid atau mushola dengan niat untuk beribadah kepada Allah SWT. Meskipun sering dikaitkan dengan bulan Ramadan, ibadah itikaf sejatinya dapat dilakukan kapan saja dan hukumnya adalah sunnah.

Selama itikaf, seseorang dapat mengisi waktu dengan berdzikir, berdoa, mendengarkan ceramah, hingga melaksanakan shalat sunnah. Ibadah ini memiliki keutamaan besar karena merupakan salah satu amalan yang dicontohkan langsung oleh Rasulullah SAW.

Nabi Muhammad SAW secara rutin melaksanakan itikaf, terutama pada sepuluh hari terakhir bulan Ramadan. Hal ini diperkuat oleh hadits dari Ubay bin Kaab dan Aisyah yang menyatakan, “Dari Ubay bin Kaab dan Aisyah, Rasulullah saw beritikaf pada sepuluh hari terakhir di bulan Ramadhan, hingga Allah menjemputnya (wafat).”

Dengan memilih itikaf, Tissa Biani menunjukkan sisi religiusnya dan memberikan inspirasi bagi banyak orang untuk merayakan pergantian tahun dengan cara yang lebih bermakna.

Mureks