Jakarta menyambut pergantian tahun 2026 dengan nuansa berbeda di pusat kota. Di tengah hiruk pikuk pesta kembang api yang mendominasi berbagai sudut ibu kota, Panggung Sarinah justru memilih menyuguhkan perayaan yang lebih emosional dan penuh makna, mengajak ribuan pengunjung untuk berempati.
Sekitar 160 ribu orang memadati kawasan Car Free Night di Sarinah, memilih untuk menyambut tengah malam pergantian tahun dengan keheningan dan doa bersama. Momen ini menjadi bagian dari acara “Tring! x Festiloka Panggung Nusantara 2026” yang menghadirkan deretan musisi dan seniman.
Baca liputan informatif lainnya di Mureks. mureks.co.id
Momen Hening Lintas Iman untuk Korban Bencana
Alih-alih hitung mundur yang meriah, pergantian tahun di Sarinah diisi dengan moment of silence yang dipimpin oleh enam pemuka agama lintas iman. Momen hening ini menjadi jeda emosional sebelum musik kembali mengambil alih panggung, sekaligus ajakan empati bagi para korban bencana alam di Sumatera dan wilayah lainnya.
Raisha Syarfuan, sosok di balik kemudi PT Sarinah, mengungkapkan tujuan di balik konsep perayaan ini. “Di tengah suka cita ini, kami ingin mengajak masyarakat sejenak berhenti dan berempati. Ini bukan sekadar perayaan, tapi tentang kebersamaan yang punya makna lebih dalam,” ujarnya, mengutip keterangannya pada Sabtu, 3 Januari 2026.
Tiara Andini dan Kolaborasi Seni Budaya
Usai momen hening tersebut, Tiara Andini tampil sebagai salah satu magnet utama malam itu. Dengan karakter vokal lembut dan emosional, ia sukses menciptakan suasana hangat yang membuat penonton tetap bertahan, meskipun tanpa euforia pesta tahun baru pada umumnya.
Energi panggung kemudian meningkat lewat penampilan Moluccan Soul. Grup musik ini menghadirkan perpaduan ritme modern dengan warna musik tradisi Timur Indonesia, membuat penonton dari berbagai generasi ikut bergoyang dan bernyanyi bersama.
Tak hanya musik populer, unsur seni pertunjukan tradisional juga menjadi bagian penting dari rangkaian hiburan. Tari Jaranan dari Kediri dan Tari Burung Enggang khas Suku Dayak Kenyah tampil memukau, memberi sentuhan visual yang kuat sekaligus memperkaya atmosfer panggung.
Donasi Miliaran Rupiah Terkumpul
Keterlibatan para musisi dan seniman dalam acara ini juga berdampak nyata pada upaya kemanusiaan. Melalui penggalangan dana yang dilakukan sepanjang acara, Mureks mencatat bahwa terkumpul donasi sebesar Rp3.125.431.673. Dana tersebut disalurkan melalui BAZNAS BAZIS DKI Jakarta untuk membantu pemulihan korban bencana.
Selain menikmati pertunjukan, para artis dan penonton juga dimanjakan oleh Festiloka Kuliner Nusantara di area parkir VIP Sarinah. Sebanyak 27 UMKM menghadirkan ragam kuliner khas daerah yang masih bisa dinikmati hingga 4 Januari 2026.






