Tren

Tak Hanya Pesta Kembang Api, Ini Negara-negara yang Punya Tradisi Tahun Baru Unik Selain 1 Januari

Pergantian tahun identik dengan perayaan meriah, mulai dari gemerlap kembang api, riuhnya terompet, hingga hidangan lezat yang dinikmati bersama orang terkasih. Tanggal 1 Januari secara universal dianggap sebagai awal baru, momen untuk menyusun resolusi dan harapan. Namun, di balik tradisi global ini, ternyata tidak semua negara merayakan tahun baru pada tanggal tersebut.

Perbedaan perayaan ini umumnya dipengaruhi oleh kepercayaan atau aturan adat yang dianut oleh masyarakat setempat, yang memilih untuk merayakan hari besar mereka di waktu yang berbeda. Mureks mencatat bahwa beberapa negara memiliki kalender dan tradisi tahun baru yang unik, jauh dari kebiasaan Barat.

Pembaca dapat menelusuri artikel informatif lainnya di Mureks. mureks.co.id

Tiongkok: Festival Musim Semi yang Penuh Warna

Meskipun sebagian generasi muda Tiongkok mungkin ikut meramaikan distrik perbelanjaan untuk menonton kembang api atau menghadiri pesta pada 1 Januari, fokus utama perayaan tahun baru mereka sebenarnya tertuju pada Tahun Baru Imlek, yang juga dikenal sebagai Festival Musim Semi. Ini adalah momen krusial bagi ratusan juta orang untuk pulang kampung dan berkumpul kembali dengan keluarga.

Perayaan Imlek berlangsung selama lima belas hari, puncaknya ditandai dengan Festival Lentera. Selama periode ini, dekorasi serba merah menghiasi setiap sudut, dan petasan dinyalakan untuk mengusir roh jahat. Keluarga Tionghoa juga saling memberikan amplop merah berisi uang, berbagi jamuan makan mewah, dan secara resmi menandai peralihan dari satu tahun ke tahun berikutnya.

Vietnam: Kemeriahan Hari Raya Tết

Serupa dengan Tiongkok, warga Vietnam juga lebih menantikan Hari Raya Tết, yang bertepatan dengan perayaan Imlek. Persiapan untuk Tết biasanya memakan waktu berminggu-minggu. Setiap individu akan membeli pakaian baru dan membersihkan rumah secara menyeluruh, dipercaya untuk mengusir nasib buruk dan menyambut keberuntungan.

Rumah-rumah akan dipenuhi dengan dekorasi khas seperti bunga persik dan pohon kumquat, menciptakan suasana yang semarak. Perayaan Tết berlangsung selama beberapa hari, diisi dengan hidangan mewah, ritual pemujaan leluhur, dan tradisi anak-anak menerima amplop merah berisi uang sebagai simbol keberuntungan.

Ethiopia: Kalender dan Tradisi yang Berbeda

Ethiopia juga termasuk dalam daftar negara yang tidak merayakan tahun baru pada 1 Januari. Negara di Afrika Timur ini memiliki kalender sendiri, yaitu kalender Ethiopia, yang menyebabkan perayaan tahun baru mereka jatuh pada tanggal yang berbeda dari kalender Gregorian yang umum digunakan secara internasional. Meskipun detail perayaan spesifik tidak dijelaskan lebih lanjut dalam sumber, fakta ini menyoroti keragaman budaya dalam memperingati pergantian tahun.

Mureks