Nasional

Suyudi: “Total Empat Kambing Diserang, Mati Semua” di Sleman

Warga Tobayan, Kalurahan Sendangrejo, Kapanewon Minggir, Kabupaten Sleman, dihebohkan dengan insiden penyerangan anjing liar yang mengakibatkan empat kambing milik Suyudi (65) mati. Kejadian terbaru ini berlangsung pada Kamis (8/1) dini hari.

Menurut Suyudi, dua ekor kambingnya tewas setelah diserang dua anjing yang sering terlihat di lingkungan tersebut. Padahal, kandang kambing miliknya berada di kebun yang terletak di tengah permukiman warga. “Total ada empat kambing yang diserang. Mati semua,” ujar Suyudi saat ditemui di rumahnya, Jumat (9/1).

Mureks juga menyajikan berbagai artikel informatif terkait. mureks.co.id

Suyudi menjelaskan, anjing-anjing tersebut diduga liar karena tidak ada warga di lingkungannya yang memelihara anjing, dan pemiliknya tidak diketahui. Insiden serupa bukan kali pertama terjadi. “(Serangan) dulu sudah pernah terjadi, dua kambing dimangsa. Itu sekitar bulan Agustus,” kenangnya.

Selain kambing miliknya, Suyudi juga menyebutkan bahwa satu kambing milik warga lain sempat menjadi korban beberapa waktu lalu. Seluruh kambing yang dimangsa merupakan anak kambing atau cempe. “Sudah dimakan bagian hati dan jeroannya. Ada yang sampai keluar kandang, ada juga yang cuma dibunuh,” beber Suyudi.

Warga sempat memergoki dua anjing tersebut, namun keduanya langsung kabur saat didekati. Upaya penangkapan oleh warga hingga kini belum membuahkan hasil. “Ya pasrah. Mau gimana. Anjingnya kalau lihat orang langsung lari,” kata Suyudi dengan nada pasrah.

Akibat kejadian ini, Suyudi mengaku mengalami kerugian sekitar Rp 2 juta. Ia berharap anjing-anjing tersebut bisa segera ditangkap agar tidak lagi meresahkan warga.

Kapolsek Minggir AKP Sanika Yuli Pramadoni membenarkan adanya peristiwa anjing yang memangsa ternak warga tersebut. “Kami sudah mendatangi TKP. Untuk sementara masih dilakukan penyelidikan,” kata Sanika saat dikonfirmasi wartawan.

Tim redaksi Mureks memantau, pihak kepolisian masih menyelidiki kepemilikan anjing yang meresahkan warga tersebut. “Kemungkinan anjing liar. Pemiliknya belum diketahui,” tambah Sanika.

Mureks