Keuangan

Soechi Lines (SOCI) Kantongi Laba Bersih USD 12 Juta, Restrukturisasi Saham Rampung

PT Soechi Lines Tbk (SOCI) berhasil membukukan laba bersih stabil sebesar USD 12 juta hingga September 2025. Capaian ini diiringi dengan rampungnya restrukturisasi kepemilikan saham mayoritas perusahaan, di mana PT Soechi Group mengalihkan seluruh sahamnya kepada dua entitas baru.

Corporate Secretary PT Soechi Lines Tbk (SOCI), Paula Marlina, dalam Public Expose Insidentil SOCI pada Kamis (8/1/2026) menegaskan, “Laba bersih Perseroan sampai dengan September 2025 juga cukup stabil pada sekitar USD 12 juta.” Menurut Mureks, stabilitas laba ini menjadi indikator positif di tengah tantangan sektor pelayaran yang meliputi biaya operasional, volatilitas permintaan, dan penyesuaian tarif pengangkutan.

Selengkapnya dapat dibaca melalui Mureks di laman mureks.co.id.

Marlina menjelaskan, capaian tersebut merupakan buah dari strategi operasional yang berfokus pada efisiensi serta optimalisasi utilisasi kapal. Pendekatan ini dinilai mampu meredam tekanan eksternal agar tidak berdampak signifikan terhadap profitabilitas perusahaan.

Kinerja Keuangan dan Akuisisi Aset

Hingga September 2025, pendapatan neto Perseroan tercatat sebesar USD 118 juta. Angka ini sedikit menurun dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai USD 120 juta. Namun, penurunan tipis tersebut tidak menekan laba, justru seiring dengan peningkatan kinerja operasional.

Marlina merinci, “Sampai dengan September 2025, Perseroan membukukan pendapatan neto senilai USD 118 juta, dibandingkan dengan pendapatan neto USD 120 juta pada September 2024. Pendapatan neto September 2025 terdiri dari pendapatan layaran senilai USD 102 juta dan juga pendapatan galangan kapal sebesar USD 15 juta. EBITDA yang tercatat sekitar USD 47 juta pada September 2025, yaitu meningkat sekitar 5% year-on-year.” Ini menunjukkan pertumbuhan EBITDA yang solid.

Dari sisi neraca, total aset Perseroan mengalami peningkatan signifikan. “Total aset meningkat ditopang oleh adanya akuisisi dua unit kapal yang dilakukan sampai dengan September 2025. Perseroan mengakuisisi satu unit kapal LNG, yaitu sekitar Q1 pada 2025 dan juga mengakuisisi satu unit ukuran medium range, sekitar pada kuartal ketiga di 2025,” pungkas Marlina. Akuisisi ini memperkuat kapasitas operasional tanpa mengganggu kesehatan keuangan, dengan rasio likuiditas dan solvabilitas yang terjaga aman.

Perubahan Struktur Kepemilikan Saham

Sebelumnya, PT Soechi Group, pemegang saham mayoritas dengan 66,70% saham SOCI, telah melepas seluruh kepemilikannya. Saham tersebut kini dialihkan kepada dua entitas baru: PT Pilar Sukses Utama (PSU) dan PT Darma Pertiwi Raya (DPR).

Masing-masing entitas kini menggenggam 33,35% saham di SOCI. Sebelum transaksi ini, PSU telah memiliki 1,70% saham SOCI, sementara DPR tidak tercatat sebagai pemegang saham. Dengan demikian, PSU dan DPR kini menjadi pemegang saham utama yang memiliki kendali atas perusahaan.

Tujuan dan Dampak Restrukturisasi

Manajemen SOCI menegaskan, perubahan struktur kepemilikan ini merupakan bagian dari strategi restrukturisasi internal. Tujuannya adalah untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas operasional, serta memberikan fleksibilitas lebih dalam pengambilan keputusan bisnis.

Perusahaan berharap distribusi kepemilikan baru ini dapat memperkuat posisi keuangan SOCI dalam menghadapi tantangan industri pelayaran yang terus berkembang. Langkah ini juga diharapkan meningkatkan daya saing di sektor pelayaran dan jasa logistik, di mana persaingan semakin ketat. Pengendali akhir SOCI, Paulus Utomo dan Go Darmadi, tetap tidak berubah, memastikan kontinuitas arah strategis perusahaan.

Mureks