Keuangan

Simplify Barrier Income ETF (SBAR): Potensi Pendapatan Stabil di Pasar Tenang, Rentan Saat Krisis Ekuitas Parah

Simplify Barrier Income ETF (SBAR) menjadi sorotan di kalangan investor yang mencari pendapatan stabil. Dana kelolaan aktif ini dirancang untuk menawarkan pemasukan melalui kombinasi instrumen utang berdurasi rendah dan strategi opsi, namun menyimpan risiko signifikan saat pasar ekuitas mengalami gejolak parah.

Mekanisme SBAR: Pendapatan dari Obligasi dan Opsi

SBAR, yang dikelola secara aktif, menggabungkan dua strategi utama untuk menghasilkan pendapatan. Pertama, dana ini berinvestasi pada instrumen pendapatan bunga berdurasi rendah, seperti obligasi Treasury dan instrumen terkait Treasury. Ini berfungsi sebagai lengan pendapatan bunga yang relatif stabil.

Baca liputan informatif lainnya di Mureks. mureks.co.id

Kedua, SBAR menerapkan strategi pendapatan berbasis opsi, terutama melalui opsi jual (put spread) penghalang pada indeks-indeks utama. Strategi ini dirancang untuk menangkap premi opsi, memberikan pendapatan tambahan di kondisi pasar tertentu.

Kinerja di Berbagai Kondisi Pasar

Menurut analisis The Alpha Analyst pada 3 Januari 2026, SBAR dirancang untuk menghasilkan pendapatan yang stabil di pasar yang datar atau mengalami volatilitas ringan. Dalam kondisi seperti ini, strategi opsi put spread dapat bekerja optimal, memberikan aliran pendapatan yang konsisten kepada investor.

Namun, Mureks mencatat bahwa kinerja SBAR sangat bergantung pada jalur pergerakan pasar (path-dependent). Meskipun dapat mengungguli pasar dalam penurunan ekuitas yang ringan, SBAR berpotensi mengalami kerugian setara ekuitas dalam skenario krisis yang langka dan parah.

Risiko Ekor yang Signifikan

Meskipun menawarkan potensi pendapatan, SBAR membawa risiko ekor (tail risk) yang signifikan. Risiko ini menjadi sangat nyata ketika pasar ekuitas mengalami penurunan tajam, khususnya lebih dari 30%. Dalam kondisi ekstrem tersebut, SBAR dapat menghadapi kerugian yang substansial, mengikis keuntungan yang telah terkumpul.

Oleh karena itu, The Alpha Analyst merekomendasikan SBAR sebagai “Hold” atau Tahan. Dana ini paling baik digunakan sebagai suplemen pendapatan bagi investor yang merasa nyaman dengan risiko ekor ekstrem, terutama setelah lonjakan volatilitas pasar. Pemahaman mendalam tentang profil risiko ini menjadi krusial sebelum memutuskan untuk berinvestasi pada SBAR.

Mureks