Keuangan

BPS Catat 8,34 Juta Perjalanan Wisatawan Nasional Januari-November 2025, Malaysia Jadi Favorit

Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan bahwa jumlah perjalanan wisatawan nasional (wisnas) dari Indonesia mencapai 8,34 juta perjalanan sepanjang periode Januari hingga November 2025. Angka ini menunjukkan peningkatan signifikan sebesar 2,53 persen dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2024.

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Pudji Ismartini, menjelaskan data tersebut dalam konferensi pers di kantor BPS, Jakarta, pada Senin (5/1/2026). Ia menambahkan, secara bulanan pada November 2025, jumlah perjalanan wisnas tercatat sebanyak 794.730 perjalanan.

Selengkapnya dapat dibaca melalui Mureks di laman mureks.co.id.

Peningkatan Perjalanan Wisatawan Nasional

Pudji Ismartini merinci bahwa jumlah perjalanan wisnas pada November 2025 mengalami peningkatan sebesar 9,56 persen secara bulanan (month-to-month) dan 5,96 persen secara tahunan (year-on-year). “Angka mengalami peningkatan sebesar 9,56 persen secara bulanan dan secara tahunan mengalami peningkatan sebesar 5,96 persen,” tegas Pudji.

Mureks mencatat bahwa dominasi negara-negara ASEAN masih menjadi pilihan utama bagi wisatawan Indonesia. Malaysia menempati posisi teratas sebagai destinasi utama dengan kontribusi 27,51 persen dari total perjalanan ke luar negeri, meskipun terjadi sedikit penurunan 0,89 poin dibandingkan bulan sebelumnya.

Setelah Malaysia, Arab Saudi menjadi tujuan kedua terbanyak dengan 18,38 persen, diikuti oleh Singapura dengan 12,42 persen. Selain ketiga negara tersebut, destinasi populer lainnya bagi wisnas meliputi Tiongkok, Thailand, Jepang, Timor Leste, Korea Selatan, Kamboja, dan Australia.

Pintu Kedatangan dan Moda Transportasi

Pudji lebih lanjut memaparkan data mengenai pintu kedatangan wisnas. Sebanyak 783.620 perjalanan tercatat melalui pintu kedatangan reguler, sementara 11.120 perjalanan melalui pintu perbatasan.

  • Moda Udara: Pintu udara menjadi pilihan utama dengan 656.040 perjalanan. Bandara Soekarno-Hatta tercatat sebagai pintu kedatangan utama melalui udara dengan 419.810 perjalanan, menyumbang sekitar 63,99 persen dari total wisnas via udara. Bandara Halim Perdanakusuma mencatatkan kenaikan tertinggi, melonjak 133,7 persen dari 270 perjalanan menjadi 631 perjalanan dibandingkan November 2024. Secara keseluruhan, jumlah wisnas yang datang melalui udara naik 6,86 persen dibandingkan November 2024 dan 11,03 persen dibandingkan Oktober 2025.
  • Moda Laut: Sebanyak 98.970 perjalanan tercatat melalui moda laut. Pelabuhan Batam dan Tanjung Balai Karimun di Provinsi Kepulauan Riau menjadi pintu kedatangan utama untuk angkutan laut.
  • Moda Darat: Perjalanan wisnas melalui pintu kedatangan darat pada November 2025 mengalami kenaikan 1,09 persen dibandingkan Oktober 2025 (m-to-m), namun turun 7,21 persen dibandingkan November 2024 (y-on-y). Entikong menjadi pintu utama darat yang paling banyak dilalui wisnas saat kembali ke Indonesia, dengan 10.520 perjalanan, meski mengalami penurunan 4,59 persen (m-to-m) dan 23,27 persen (y-on-y).
Mureks