Internasional

Serangan Drone Hantam Hotel di Kherson Saat Malam Tahun Baru, Puluhan Warga Sipil Tewas Terpanggang

Sebuah hotel di wilayah Kherson, Ukraina selatan, yang kini diduduki Rusia, dilaporkan menjadi sasaran serangan pesawat tak berawak pada malam Tahun Baru, Kamis (1/1/2026). Insiden tragis ini mengakibatkan sedikitnya 20 orang tewas, dengan banyak korban ditemukan dalam kondisi hangus.

Mengutip laporan AFP pada Jumat (2/1/2026), Rusia menuding Ukraina berada di balik serangan mematikan tersebut. Moskow memperingatkan bahwa insiden ini berpotensi “menggagalkan” upaya perdamaian antara Kyiv dan Moskow yang tengah diinisiasi oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.

Artikel informatif lainnya dapat dibaca di Mureks mureks.co.id.

Gubernur wilayah Kherson yang ditunjuk Rusia, Vladimir Saldo, menyatakan bahwa “musuh” menembakkan tiga drone. Serangan itu menghantam sebuah kafe dan hotel di pantai Laut Hitam di Khorly, tempat “warga sipil merayakan Tahun Baru”. Menurut Saldo, lebih dari 100 orang berkumpul di lokasi tersebut saat serangan terjadi.

Sebuah video yang diunggah ke Telegram menunjukkan bangunan yang hangus terbakar, disertai tumpukan puing yang masih berasap. Di sisi lain, terlihat jelas mayat-mayat hangus, menggambarkan kengerian dampak serangan.

Komite Investigasi Rusia telah membuka penyelidikan atas serangan tersebut. Kementerian Luar Negeri Rusia, dalam pernyataannya, menyebut insiden ini sebagai “serangan teroris” dan menyerukan organisasi internasional untuk mengutuk Ukraina. “Ukraina dengan sengaja menggagalkan setiap upaya untuk menemukan solusi damai bagi konflik tersebut,” tambah Kemlu Rusia, seraya memperingatkan Kyiv akan “konsekuensi yang sesuai”.

Sementara itu, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengungkapkan bahwa Rusia melanjutkan agresi hingga malam Tahun Baru. Menurut Zelensky, lebih dari 200 drone ditembakkan semalam, dengan target utama fasilitas energi.

Operator listrik Ukraina, Ukrenergo, melaporkan bahwa “sejumlah besar konsumen mengalami pemadaman listrik” akibat serangan tersebut. Infrastruktur kereta api dan pelabuhan juga mengalami kerusakan signifikan dalam serangkaian serangan terbaru Rusia, meskipun jumlah korban jiwa belum dapat dipastikan.

Mureks mencatat bahwa eskalasi konflik ini terus berlanjut tanpa henti. Di wilayah Kharkiv, Rusia juga melancarkan serangan terhadap sebuah taman yang dilengkapi kebun binatang. Insiden ini melukai satu orang dan beberapa hewan, termasuk singa, serta menewaskan burung pegar dan burung beo.

Mureks