Pasar saham Amerika Serikat (AS) mencatat kenaikan signifikan sebesar 8,12% pada kuartal ketiga tahun 2025, melanjutkan pemulihan cepat yang telah dimulai sejak awal April. Kenaikan ini, yang diukur melalui Indeks S&P 500, didorong oleh fundamental korporasi yang kuat, ketahanan ekonomi, serta langkah Federal Reserve (The Fed) yang memangkas suku bunga untuk pertama kalinya sejak Desember.
Menurut pantauan Mureks, pemulihan pasar saham AS menunjukkan momentum yang kuat sepanjang kuartal ketiga. The Fed, bank sentral AS, mengambil keputusan penting pada 17 September 2025 dengan menurunkan suku bunga acuan federal funds sebesar 0,25 basis poin. Langkah ini menandai pergeseran dari sikap ‘wait-and-see’ yang sebelumnya dipegang oleh bank sentral.
Artikel informatif lainnya tersedia di Mureks melalui laman mureks.co.id.
Penurunan suku bunga The Fed tersebut memberikan sinyal positif bagi pasar, mengurangi biaya pinjaman dan berpotensi merangsang investasi serta konsumsi. Kombinasi dari kebijakan moneter yang lebih akomodatif dan kinerja perusahaan yang solid menjadi faktor utama di balik lonjakan pasar saham.
John Hancock Investment Management, sebagai penyedia komentar portofolio, mencatat bahwa kondisi ekonomi yang tangguh turut menopang kinerja pasar. Meskipun demikian, investor tetap disarankan untuk memantau perkembangan ekonomi global dan kebijakan moneter ke depan.






