Nasional

RSHS Bandung Rawat 10 Pasien Diduga Super Flu, Direktur Medis Tegaskan Tak Perlu Panik

Rumah Sakit Umum Pusat dr. Hasan Sadikin (RSHS) Kota Bandung saat ini tengah merawat sepuluh pasien dengan gejala yang kerap disebut sebagai ‘super flu’. Meski demikian, Direktur Medik dan Keperawatan RSHS, dr. Iwan Abdul Rachman, mengimbau masyarakat agar tidak perlu panik menghadapi kondisi ini.

Menurut dr. Iwan, istilah ‘super flu’ bukanlah terminologi yang lazim atau baku dalam dunia kedokteran. “Pertama, super flu ini bukan suatu istilah yang lazim di kedokteran, bukan istilah yang baku di kedokteran tapi lebih merujuk ke suatu penyakit influenza yang sifatnya musiman seasonal, diakibatkan oleh perubahan cuaca, dan lainnya, seperti itu,” jelas Iwan pada Kamis (8/1).

Artikel informatif lainnya dapat ditemukan dalam liputan Mureks. mureks.co.id

Ia menambahkan bahwa gejala yang dirasakan oleh pasien ‘super flu’ cenderung lebih berat dan penyebarannya lebih cepat dibandingkan flu biasa. Hal ini, menurut Iwan, “bisa merupakan suatu kombinasi dari beberapa jenis virus.”

RSHS Bandung menegaskan kesiapannya untuk memberikan pelayanan medis kepada siapa pun yang membutuhkan penanganan gejala ‘super flu’. Catatan Mureks menunjukkan, fasilitas kesehatan ini siap menjadi rujukan utama bagi masyarakat.

Dr. Iwan kembali menekankan pentingnya kewaspadaan tanpa kepanikan. “Bila gejalanya dirasakan bertambah berat, segera datang ke fasilitas kesehatan. Tidak perlu panik, semoga kita selalu diberi kesehatan,” pungkasnya, mengimbau masyarakat untuk segera mencari pertolongan medis jika gejala flu yang dialami semakin memburuk.

Mureks