Tren

Ratu Dewa: “Kita Harus Bergerak”, Dorong Goa Jepang Palembang Jadi Destinasi Wisata Sejarah

Pemerintah Kota Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel), berencana meningkatkan nilai estetika situs sejarah Goa Jepang di KM 5. Langkah ini diambil untuk menambah destinasi wisata baru di kota tersebut, sekaligus menegaskan komitmen Wali Kota Palembang, Ratu Dewa, dalam mengembangkan potensi daerah.

Ratu Dewa, di Palembang pada Jumat, menyatakan bahwa kawasan Goa Jepang merupakan salah satu peninggalan penting masa pendudukan Jepang di Palembang. “Di lokasi ini saya meminta agar kawasan segera dibersihkan dan ditata untuk mengembangkan Goa Jepang sebagai destinasi wisata sejarah,” ujarnya.

Simak artikel informatif lainnya di Mureks melalui mureks.co.id.

Untuk mewujudkan rencana tersebut, Ratu Dewa menginstruksikan agar Pemerintah Kota Palembang segera berkoordinasi dengan Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK). Koordinasi ini penting untuk memastikan pengembangan Goa Jepang sebagai destinasi wisata sejarah dilakukan sesuai kaidah pelestarian. “Ini peninggalan sejarah. Kita bersihkan, kita rawat, dan kita kembangkan agar bisa menjadi destinasi wisata sejarah yang layak dikunjungi wisatawan,” tegasnya.

Selain penataan fisik, Pemkot Palembang juga akan melakukan kajian lebih lanjut terkait cerita yang berkembang di masyarakat. Kisah tersebut menyebutkan adanya lubang di dalam Goa Jepang yang disebut-sebut tembus hingga kawasan Charitas. “Saya minta dikaji lagi secara ilmiah, apakah benar ada lubang yang tembus ke goa di Charitas. Ini menarik dan bisa menjadi nilai sejarah tambahan, tapi harus jelas dan dapat dipertanggungjawabkan,” kata Ratu Dewa, seperti yang Mureks mencatat bahwa pernyataan tersebut disampaikan dalam kegiatan anti mager.

Peninjauan Goa Jepang ini merupakan bagian dari kegiatan “anti mager” Ratu Dewa di awal tahun 2026, yang menjadi simbol komitmennya untuk bekerja langsung di lapangan. “Saya ingin budaya kerja kita berubah. Tidak mager, tidak hanya rutinitas. Kita harus bergerak, melihat langsung, dan bekerja nyata untuk masyarakat Palembang,” pungkasnya, menunjukkan fokus pada aksi nyata daripada kerja di balik meja.

Mureks