Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan belum membaca surat usulan insentif pajak industri otomotif tahun 2026 yang diajukan oleh Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita. Purbaya menegaskan bahwa surat tersebut belum sampai ke mejanya, sehingga pembahasan lebih lanjut akan dilakukan setelah dokumen resmi diterima.
“Ya mungkin belum sampai ke saya suratnya. Saya belum baca suratnya, saya belum tahu. Saya akan diskusikan,” ujar Purbaya saat ditemui di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, pada Jumat (2/1/2026).
Baca liputan informatif lainnya di Mureks. mureks.co.id
Sebelumnya, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita telah menyampaikan bahwa surat usulan insentif fiskal untuk sektor otomotif telah dikirimkan kepada Menteri Keuangan. Usulan insentif kali ini dirancang lebih spesifik dibandingkan kebijakan serupa yang pernah diterapkan saat pandemi Covid-19.
Mureks mencatat bahwa pendekatan baru ini difokuskan pada segmentasi kendaraan, teknologi yang digunakan, serta tingkat kandungan dalam negeri (TKDN). “Untuk otomotif, usulan insentif stimulus sudah kami kirim ke Pak Menkeu,” kata Agus pada Kamis (1/1/2026).
Agus menambahkan, “Ada sedikit perbedaan pendekatan, yang kami usulkan kali ini jauh lebih ditel dibanding saat Covid 19, baik dari sisi segmen kendaraan, teknologi, hingga aspek TKDN nya.”
Pemerintah sebelumnya pernah menerapkan insentif Pajak Penjualan atas Barang Mewah Ditanggung Pemerintah (PPnBM DTP) pada tahun 2021. Insentif tersebut berlaku secara bertahap untuk kendaraan baru berkapasitas mesin hingga 1.500 cc dengan syarat kandungan lokal minimal 70 persen.
Agus menilai bahwa perincian kebijakan menjadi kunci utama agar stimulus dapat tepat sasaran. Fokus utama dari usulan ini diarahkan pada penguatan produksi kendaraan ramah lingkungan. “Yang paling penting bagi kami adalah bagaimana insentif untuk kendaraan ramah lingkungan ini dibuat lebih detail,” tegas Agus.
Juru Bicara Kementerian Perindustrian, Febri Hendri Antoni Arif, juga memastikan bahwa pengiriman surat usulan tersebut telah dilakukan. Pernyataan ini disampaikan dalam forum terpisah. “Pak Menteri Agus Gumiwang Kartasasmita hari ini sudah mengirim surat kepada Menteri Keuangan terkait usulan insentif otomotif 2026,” kata Febri dalam konferensi pers IKI Desember 2025, Rabu (3/12/2025).






