Internasional

PT PAL Indonesia Raih Kontrak Rp 48 Triliun, Bukti Sukses Transformasi Industri Maritim Nasional

PT PAL Indonesia, Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di sektor galangan kapal, berhasil mencatatkan nilai kontrak berjalan (on hand) sebesar Rp 48 triliun. Angka ini melonjak drastis dari sebelumnya hanya Rp 2,5 triliun, menandai keberhasilan transformasi bisnis yang dijalankan perusahaan.

Direktur Utama PT PAL Indonesia, Kaharuddin Djenod, menyatakan optimismenya terhadap prospek pertumbuhan ekosistem industri maritim dan bisnis galangan kapal di Indonesia. Menurutnya, komitmen Presiden Prabowo untuk terus mendorong langkah strategis demi kemandirian sektor maritim RI menjadi pendorong utama.

Simak artikel informatif lainnya di Mureks. mureks.co.id

Tahun 2025 menjadi periode krusial pembuktian bagi transformasi PT PAL Indonesia. Perusahaan sukses mengembangkan teknologi sistem Informasi Manajemen Aset Gadget (IM4) yang telah diimplementasikan kepada 1.553 pegawai, menunjukkan peningkatan kinerja sumber daya manusia. Selain itu, kapasitas produksi juga meningkat signifikan dari 15 blok per bulan menjadi 100 blok per bulan.

Mureks mencatat bahwa percepatan proses pembangunan Fregat, kapal kombatan untuk patroli, juga menjadi salah satu capaian penting. Waktu pengerjaan yang sebelumnya memakan 22 bulan kini berhasil dipersingkat menjadi 8 bulan.

Di sisi keuangan, PT PAL Indonesia berhasil memperbaiki kinerja secara drastis, mencapai Koletibilitas 1 (KOL 1) dari sebelumnya berada di KOL 5 selama 20 tahun. Perbaikan ini menjadi fondasi kuat bagi keberlanjutan dan ekspansi bisnis perusahaan ke depan.

Mureks