PT Optima Prima Metal Sinergi Tbk (OPMS), emiten yang selama ini dikenal sebagai pemasok besi bekas, mengumumkan langkah ekspansi bisnis signifikan dengan penambahan 16 lini usaha baru pada tahun 2026. Keputusan strategis ini telah disetujui pada Desember 2025, menandai diversifikasi terbesar perseroan sejak didirikan.
Berdasarkan keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI) yang dikutip pada Rabu (7/1/2026), penambahan kegiatan usaha ini merupakan bagian integral dari strategi perseroan untuk mendorong pertumbuhan berkelanjutan dan memberikan nilai tambah kepada para pemegang saham. Mureks mencatat bahwa langkah ini menunjukkan komitmen OPMS dalam memperluas cakupan pasarnya.
Simak artikel informatif lainnya di Mureks melalui mureks.co.id.
Emiten yang berbasis di Surabaya ini, yang sebelumnya fokus pada perdagangan besi scrap, kini merambah ke sektor pangan. Lini usaha baru OPMS mencakup perdagangan berbagai komoditas makanan dan minuman, seperti gula, cokelat, kembang gula, kopi, teh, kakao, produk hasil pertanian, buah-buahan, telur beserta olahannya, susu serta turunannya, hingga minuman non-alkohol.
Selain itu, perseroan juga menambah kegiatan perdagangan besar untuk beras, sayuran, minyak dan lemak nabati, daging ayam dan daging olahan. OPMS turut memperluas cakupan bisnisnya ke perdagangan eceran roti, kue kering, dan kue basah, serta perdagangan daging sapi dan produk olahannya.
Direktur OPMS, Rubbyanto Handaja Kusuma, menyampaikan, “kontribusi pendapatan dari lini usaha baru tersebut mulai dibukukan pada laporan keuangan kuartal IV -2025 dan selambatnya akan dilaporkan pada 31 Maret 2026.” Dia juga menegaskan, “strategi diversifikasi ini menjadi fokus baru perseroan.”






