Keuangan

PT Optima Prima Metal Sinergi Tbk (OPMS) Agresif Diversifikasi, Tambah 16 Lini Usaha Baru Fokus ke FMCG

Jakarta, Mureks – Emiten perdagangan logam bekas kapal, PT Optima Prima Metal Sinergi Tbk (OPMS), mengumumkan langkah strategis dengan penambahan 16 lini bisnis baru. Diversifikasi usaha ini menandai pergeseran fokus perseroan ke sektor Fast Moving Consumer Goods (FMCG) dan telah mendorong kenaikan signifikan pada harga sahamnya.

Rencana ekspansi ini telah mendapatkan persetujuan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang diselenggarakan pada 1 Desember 2025. Melansir keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), perseroan memastikan bahwa aksi korporasi ini tidak akan mengakibatkan perubahan pengendalian perusahaan.

Baca artikel informatif lainnya di Mureks melalui laman mureks.co.id.

Fokus Baru dan Optimasi Bisnis Inti

Direktur PT Optima Prima Metal Sinergi Tbk, Rubbyanto Handaja Kusuma, menjelaskan bahwa tenaga ahli dan pendapatan dari kegiatan usaha baru ini akan mulai dibukukan pada laporan keuangan Kuartal IV (Q4) 2025, dengan pelaporan paling lambat pada 31 Maret 2026.

“Untuk kedepannya Perseroan akan lebih berfokus pada lini bisnis baru di bidang Fast Moving Consumer Goods (FMCG) dibanding penjualan besi scrap. Namun Perseroan akan tetap berusaha mengoptimalkan supply chain dan mendapatkan rantai pasok besi scrap yang stabil guna meningkatkan pendapatan Perseroan di segmen tersebut,” ujar Rubbyanto, dikutip dari keterbukaan informasi pada Rabu, 7 Januari 2026.

Ke-16 lini usaha baru yang akan digarap OPMS sangat beragam, mencakup:

  • Perdagangan gula, coklat, dan kembang gula
  • Kopi, teh, dan kakao
  • Makanan dan minuman hasil pertanian
  • Buah-buahan
  • Telur dan hasil olahan telur
  • Susu dan produk susu
  • Minuman non-alkohol bukan susu
  • Makanan dan minuman lainnya
  • Perdagangan besar beras
  • Sayuran
  • Minyak dan lemak nabati
  • Daging ayam dan daging ayam olahan
  • Eceran roti, kue kering, serta kue basah dan sejenisnya
  • Daging sapi dan daging sapi olahan
  • Daging dan daging olahan
  • Roti

Kinerja Saham Melonjak

Mureks mencatat bahwa seiring dengan diversifikasi bisnis yang ambisius ini, harga saham OPMS menunjukkan performa yang impresif. Pada sesi pertama perdagangan hari ini, saham OPMS telah melonjak 13,57%.

Secara lebih luas, dalam kurun waktu enam bulan terakhir, harga saham perusahaan asal Surabaya ini telah meroket 218,31%, dengan kapitalisasi pasar mencapai Rp226 miliar.

Mureks