Internasional

Presiden AS Donald Trump Perintahkan Serangan Militer ke Venezuela, Targetkan Fasilitas Vital

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dilaporkan telah secara resmi memerintahkan serangan militer ke sejumlah titik di wilayah Venezuela pada Sabtu (3/1) dini hari waktu setempat. Operasi ini menargetkan berbagai objek vital, termasuk fasilitas militer di negara tersebut.

Menurut laporan CBS News, pejabat AS mengonfirmasi bahwa serangan udara tersebut telah dilancarkan. Namun, hingga berita ini diturunkan, Pentagon, markas besar Departemen Pertahanan AS, masih enggan memberikan rincian operasional dan melimpahkan seluruh permintaan keterangan kepada Gedung Putih.

Simak artikel informatif lainnya di Mureks melalui mureks.co.id.

Sumber internal Gedung Putih mengungkapkan bahwa Trump sebenarnya telah memberikan “lampu hijau” kepada militer AS untuk melakukan serangan darat di Venezuela beberapa hari sebelum operasi dilaksanakan. Berdasarkan keterangan dua pejabat AS yang berbicara dalam kondisi anonim, sempat ada diskusi untuk melancarkan misi tersebut tepat pada hari Natal.

Namun, rencana itu tertunda karena militer AS memprioritaskan serangan udara terhadap target-target ISIS di Nigeria. Selain faktor prioritas, cuaca juga menjadi alasan penundaan. Militer AS menunggu jendela waktu dengan kondisi cuaca yang paling menguntungkan guna menjamin keberhasilan misi dan akurasi serangan.

Konfirmasi dari pejabat AS ini muncul tak lama setelah laporan mengenai ledakan hebat dan suara pesawat yang terbang rendah mulai membanjiri ibu kota Venezuela, Caracas, pada Sabtu (3/1) pagi waktu setempat. Awalnya, otoritas AS hanya menyatakan bahwa mereka sedang “memantau laporan tersebut” sebelum akhirnya mengakui keterlibatan militer mereka.

Mureks mencatat bahwa serangan langsung ke tanah Venezuela ini menandai titik terendah dalam hubungan kedua negara setelah berbulan-bulan Washington menerapkan kampanye tekanan militer dan sanksi ekonomi terhadap rezim Presiden Nicolas Maduro. Langkah ini diprediksi akan memicu kecaman luas dari blok Amerika Latin dan meningkatkan risiko perang terbuka di kawasan tersebut.

Mureks