Seorang pegawai harian lepas (PHL) Polres Bogor yang bertugas di Subnit Laka Cileungsi menjadi korban aksi begal di Jalan Raya Alternatif Cileungsi, Bogor, Jawa Barat. Korban, Prio Tri Wicaksono, berhasil mengejar dan menangkap dua pelaku setelah insiden pada Senin (5/1/2026) dini hari.
Kapolsek Cileungsi Kompol Edison mengonfirmasi kejadian tersebut pada Selasa (6/1/2026). “Korban atas nama Prio Tri Wicaksono, PHL/pekerja harian lepas di subnit laka Mekarsari, Cileungsi. Pelaku yang diamankan dua orang atas nama Muhamad Luthfi Fahillah (22) dan satu anak di bawah umur, usia masih 16 tahun, masih sekolah di Bekasi,” ujar Kompol Edison.
Liputan informatif lainnya tersedia di Mureks. mureks.co.id
Insiden pembegalan terjadi sekitar pukul 03.00 WIB saat Prio Tri Wicaksono mengendarai motornya. Pelaku memepet dan menendang korban hingga terjatuh ke aspal. Saat korban hendak bangkit, salah satu pelaku menodongkan celurit.
“Pada saat saksi (korban Prio Tri Wicaksono) hendak bangun, saksi ditodong celurit. Lalu saksi berlari ke kantor dan memanggil rekan-rekan, kemudian keluar Aiptu Pempem Krisnandi, Muhammad Rifki dan Andika Dipayan. Kemudian mengejar pelaku,” jelas Kompol Edison.
Pengejaran yang melibatkan korban, polisi, dan warga berakhir ketika motor yang dikendarai kedua pelaku menabrak tiang listrik. Diduga panik, pelaku kehilangan kendali dan menabrak tiang di depan Royal Bangunan.
“Mereka (kedua pelaku) menabrak tiang listrik yang berada di sebelah kanan, tepat di depan royal bangunan,” tambah Edison. Setelah kejadian itu, kedua pelaku berhasil diamankan.
Dari tangan pelaku, polisi menyita sejumlah barang bukti. “Barang bukti yang diamankan, satu buah tongkat kunci emergency, satu buah remote kunci, satu buah celurit berkarat gagang warna cokelat,” imbuh Kompol Edison.
Mureks mencatat bahwa kedua pelaku saat ini masih diamankan di Polsek Cileungsi untuk pemeriksaan lebih lanjut. Pihak kepolisian juga masih melakukan penyelidikan intensif untuk mengejar dua pelaku lainnya yang diduga terlibat dalam aksi begal ini.
“Pelaku diduga berjumlah empat orang, yang kita amankan ada dua orang. Kita masih penyelidikan, kita kejar dua pelaku lainnya,” pungkas Kompol Edison.






