Keuangan

Phintraco Sekuritas: IHSG Berpotensi Konsolidasi Pekan Depan, Cermati Saham CENT hingga AGII

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan akan bergerak konsolidatif pada pekan depan, setelah momentum penguatan yang terjadi dalam sepekan terakhir mulai menunjukkan pelemahan. Sejumlah saham seperti CENT dan AGII menjadi perhatian analis di tengah dinamika pasar.

Tim riset Phintraco Sekuritas, dalam catatannya pada Jumat (9/1/2026), mengungkapkan bahwa penguatan IHSG sebesar 0,13% ke level 8.936,75 pada penutupan perdagangan kemarin dibarengi dengan indikator Stochastic RSI yang membentuk death cross di area overbought. Meskipun histogram MACD masih positif, momentumnya terpantau melemah.

Baca liputan informatif lainnya di Mureks. mureks.co.id

“Sehingga diperkirakan IHSG akan cenderung berkonsolidasi pada kisaran 8.860–9.000 pada pekan depan, selama tidak ditutup di atas level 9.000,” tulis Phintraco.

Dinamika Pasar Regional dan Domestik

Di tingkat regional, indeks bursa Asia menunjukkan pergerakan bervariasi pada Jumat (9/1), dipengaruhi oleh peningkatan ketidakpastian geopolitik global serta rilis data inflasi China. Sektor pertahanan, misalnya, melanjutkan penguatan seiring investor terus mencermati perkembangan geopolitik.

Sementara itu, di dalam negeri, investor juga memantau sejumlah data ekonomi. Indeks kepercayaan konsumen pada Desember 2025 tercatat menurun tipis ke level 123,5, dari 124 pada bulan sebelumnya. Namun, penjualan sepeda motor domestik menunjukkan kinerja positif dengan peningkatan 14,5% year on year (YoY) menjadi 461.925 unit pada Desember 2025. Angka ini merupakan akselerasi signifikan dibandingkan kenaikan 2,1% YoY pada November 2025.

Secara kumulatif, penjualan sepeda motor domestik sepanjang tahun 2025 tumbuh 1,3% YoY mencapai 6,4 juta unit. Meskipun demikian, angka ini masih lebih rendah dibandingkan pertumbuhan tahun 2024 yang mencapai 1,5% YoY.

Secara keseluruhan, catatan Mureks menunjukkan bahwa indikator ekonomi Indonesia masih cenderung melemah dibandingkan dengan ekonomi Amerika Serikat (AS). Kondisi ini turut menekan nilai tukar rupiah, yang pada Jumat (9/1/2026) melanjutkan pelemahan hingga mencapai level Rp16.819 per dolar AS.

Saham Pilihan Analis untuk Pekan Depan

Menimbang berbagai perkembangan pasar dan indikator ekonomi tersebut, Phintraco Sekuritas merekomendasikan beberapa saham untuk dicermati investor pada pekan depan:

  • CENT
  • AGII
  • GJTL
  • ASRI
  • MEDC
  • SMBR

Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca.

Mureks