Keuangan

Pengguna LRT Jabodebek Melonjak 27 Persen di Awal 2026, Integrasi Antarmoda Perkuat Mobilitas

Jumlah pengguna Light Rail Transit (LRT) Jabodebek menunjukkan peningkatan signifikan pada minggu pertama Januari 2026. PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI mencatat, sebanyak 552.105 pengguna memanfaatkan layanan LRT Jabodebek dalam periode tersebut. Angka ini melonjak 27 persen dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2025, yang hanya mencapai 434.369 pengguna.

Peningkatan ini mengukuhkan peran transportasi publik berbasis rel sebagai pilihan utama mobilitas masyarakat di kawasan metropolitan Jabodebek. Catatan Mureks menunjukkan, Stasiun Dukuh Atas menjadi titik tersibuk dengan 152.633 pengguna, diikuti Stasiun Harjamukti dengan 125.327 pengguna, dan Stasiun Kuningan yang melayani 111.827 pengguna. Ketiga stasiun ini menjadi simpul penting bagi masyarakat dalam memulai atau melanjutkan perjalanan harian mereka.

Klik mureks.co.id untuk tahu artikel menarik lainnya!

LRT Jabodebek Jadi Bagian Pola Mobilitas Harian

Manager of Public Relation LRT Jabodebek, Radhitya Mardika, menyoroti tren positif ini. “Kenaikan pengguna di awal tahun mencerminkan bahwa LRT Jabodebek telah menjadi bagian dari pola mobilitas harian masyarakat. Transportasi publik berbasis rel semakin dimanfaatkan karena menawarkan perjalanan yang terjadwal, terintegrasi, dan lebih efisien,” ujar Radhitya pada Sabtu, 10 Januari 2026.

Radhitya menambahkan, integrasi antarmoda yang semakin matang turut berkontribusi dalam membantu masyarakat kembali beraktivitas dengan perjalanan yang lebih tertata. Keberadaan simpul-simpul integrasi seperti Dukuh Atas dan Cikoko, serta kawasan penyangga lainnya, memperkuat fungsi LRT Jabodebek sebagai penghubung antarkawasan metropolitan.

  • Integrasi Antarmoda:
  • KRL Commuter Line
  • Kereta Bandara
  • Kereta Cepat Whoosh
  • MRT Jakarta
  • Layanan transportasi lanjutan lainnya

Integrasi ini sangat mendukung kelancaran perjalanan masyarakat, khususnya pada fase aktivitas kerja dan pendidikan.

Komitmen KAI untuk Layanan Berkelanjutan

Secara operasional, KAI terus memastikan layanan LRT Jabodebek berjalan sesuai ketentuan. Hal ini mencakup ketepatan waktu perjalanan, kesiapan sarana, serta kualitas pelayanan di stasiun dan dalam kereta. Keberlanjutan layanan menjadi fokus utama KAI dalam menjaga kepercayaan publik terhadap transportasi massal.

“KAI berkomitmen menjaga LRT Jabodebek sebagai moda transportasi yang andal dan berkelanjutan, sejalan dengan kebutuhan mobilitas masyarakat perkotaan yang terus berkembang,” tutup Radhitya, menegaskan dedikasi KAI dalam menyediakan solusi transportasi yang dapat diandalkan bagi masyarakat.

Mureks