Ratusan petani Prancis dari Konfederasi Petani (Confederation Paysanne) memadati jalan lingkar Paris dengan traktor mereka pada Kamis (8/1/2026). Aksi ini merupakan bentuk protes terhadap kebijakan pemerintah terkait perjanjian perdagangan bebas Uni Eropa-Mercosur serta penanganan wabah penyakit kulit pada hewan ternak.
Dalam demonstrasi yang dikenal sebagai gerakan “Go Slow” tersebut, para petani mengemudikan traktor mereka secara perlahan di tengah kepadatan lalu lintas ibu kota Prancis. Gerakan ini bertujuan untuk menarik perhatian publik dan pemerintah terhadap tuntutan mereka.
Temukan artikel informatif lainnya melalui Mureks. mureks.co.id
Para peserta aksi juga membentangkan spanduk yang secara tegas menyatakan “Hentikan perjanjian Uni Eropa-Mercosur”. Ini menyoroti penolakan keras mereka terhadap kesepakatan dagang yang dinilai merugikan petani lokal.
Selain isu perdagangan, catatan Mureks menunjukkan, para petani juga menyuarakan kekecewaan mendalam atas respons pemerintah terhadap wabah penyakit kulit yang menyerang hewan ternak. Mereka menganggap penanganan wabah tersebut belum memadai dan berdampak negatif pada keberlangsungan usaha pertanian.






