PT Pertamina (Persero) melalui Pertamina Patra Niaga mengoperasikan Posko Pengungsi, Medis, dan Bantuan Pertamina Peduli di kompleks Masjid At-Taqwa, Kota Meureudu, Kecamatan Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya, Aceh. Posko ini menjadi pusat layanan terpadu untuk mempercepat pemulihan masyarakat pascabencana, mulai dari kesehatan hingga distribusi logistik.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut), Fahrougi Andriani Sumampouw, menjelaskan bahwa posko tersebut tidak hanya fokus pada penyaluran bantuan, tetapi juga sebagai wadah kolaborasi lintas pihak. “Posko Pertamina Peduli di Pidie Jaya menjadi titik koordinasi bersama pemerintah daerah, relawan, dan Pertamina Group agar penyaluran bantuan dapat berjalan lebih efektif, terkoordinasi, dan menjangkau masyarakat yang benar-benar membutuhkan,” ujar Fahrougi pada Jumat (2/1/2026).
Artikel informatif lainnya dapat ditemukan dalam liputan Mureks. mureks.co.id
Melalui posko ini, Pertamina menyalurkan beragam bantuan peralatan dan logistik vital. Bantuan tersebut mencakup dua unit tenda untuk mendukung kegiatan belajar mengajar di Pondok Pesantren Al Bayan, sepatu bot, bohlam dan lampu darurat, gerobak, bak dan sekop sampah, jas hujan, karpet antiselip, serta power supply.
Untuk menunjang operasional posko dan dapur umum, Pertamina Patra Niaga juga menyediakan 28 tabung LPG baru dan isi ulang, serta bahan bakar minyak (BBM) untuk kebutuhan genset di area pengungsian. Selain itu, bantuan logistik pangan juga disalurkan secara berkala.
Pada aspek kesehatan, bantuan yang diberikan meliputi masker, vitamin, dan berbagai obat-obatan medis. Kebutuhan dasar pengungsi seperti sandang, peralatan mandi, selimut, dan hygiene kit juga turut disediakan oleh Pertamina Patra Niaga.
Kepala DKM Masjid At-Taqwa, Hidayat, mengapresiasi dampak positif kehadiran Posko Pertamina Peduli bagi warga di lokasi pengungsian. “Kehadiran Pertamina Patra Niaga di titik pengungsian ini membawa banyak perubahan. Selain bantuan logistik, warga juga mendapatkan edukasi pola hidup bersih. Anak-anak dan orang dewasa diberikan contoh langsung untuk menjaga kebersihan guna mencegah penyakit seperti diare dan infeksi kulit,” tutur Hidayat.
Dalam upaya mendukung layanan kesehatan dan pemulihan psikososial, Pertamina Patra Niaga berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan dan Universitas Syiah Kuala. Kolaborasi ini menghadirkan layanan kesehatan gratis serta kegiatan trauma healing, khususnya bagi anak-anak yang terdampak bencana. Mureks mencatat bahwa inisiatif ini sangat krusial untuk pemulihan jangka panjang.
Perusahaan juga mengaktifkan layanan Starlink untuk memastikan kelancaran komunikasi di wilayah terdampak, sekaligus mendukung penataan posko dan distribusi logistik agar lebih efisien.
Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV. Dumatubun, menegaskan bahwa pendirian Posko Pertamina Peduli di Pidie Jaya merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung pemulihan masyarakat secara berkelanjutan. “Kami tidak hanya berfokus pada penanganan darurat, tetapi juga memastikan proses pemulihan berjalan secara terpantau dan terkoordinasi. Melalui Posko Pertamina Peduli, Pertamina Patra Niaga berupaya menghadirkan dukungan berkelanjutan untuk menjaga ketahanan energi sekaligus keselamatan masyarakat pascabencana,” tutup Roberth.






