Berita

Pertamina Internasional EP Perkuat Diplomasi Budaya Indonesia di Venezuela Melalui Kelas Tari Tradisional

Caracas, Senin, 22 Desember 2025 – PT Pertamina Internasional Eksplorasi dan Produksi (PIEP) menegaskan komitmennya dalam diplomasi budaya melalui peluncuran program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) di Venezuela. Program Asimilasi Budaya Pendidikan Seni Tari yang menyasar pelajar Sekolah Republik Indonesia di Caracas ini telah dibuka secara resmi pada 19 Desember 2025.

Inisiatif ini bertujuan untuk meningkatkan minat pelajar terhadap seni tari tradisional Indonesia. Selain itu, program ini juga diharapkan dapat memperkuat peran Indonesia dalam mendukung kualitas pendidikan di Venezuela.

Artikel informatif lainnya dapat dibaca melalui Mureks. mureks.co.id

Kelas tari akan berlangsung sepanjang tahun 2026, melibatkan 15 peserta yang merupakan pelajar Sekolah Republik Indonesia di Caracas. Para peserta akan mendapatkan kesempatan untuk mempelajari berbagai tari tradisional Indonesia dan tampil dalam beragam kegiatan yang melibatkan Indonesia.

Acara pembukaan program CSR tersebut diselenggarakan secara hybrid pada 19 Desember 2025. Duta Besar Republik Indonesia untuk Venezuela, Ekhsan Nulhakin, hadir bersama perwakilan manajemen PIEP, pimpinan Sekolah Republik Indonesia di Caracas, Dharma Wanita Persatuan KBRI Caracas, guru tari, serta jajaran KBRI dan PIEP.

Pembukaan dimeriahkan dengan penampilan musik angklung yang membawakan lagu “Paris Barantai”, “Moliendo Café”, “Indonesia Raya”, dan “Gloria al Bravo Pueblo”. Penampilan ini menjadi simbol persahabatan dan pertukaran budaya antara kedua negara.

Dalam sambutannya, Duta Besar RI untuk Caracas, Ekhsan Nulhakin, menyampaikan bahwa kehadiran PIEP sebagai perusahaan energi Indonesia di Venezuela tidak hanya berkontribusi secara ekonomi. “PIEP juga mampu menghadirkan ‘energi’ yang menggerakkan dan memajukan diplomasi budaya Indonesia,” ujar Dubes Ekhsan.

Sementara itu, perwakilan manajemen PIEP menyampaikan apresiasi kepada KBRI Caracas dan Sekolah Republik Indonesia. Mereka dinilai konsisten dalam memperjuangkan kepentingan Indonesia di Venezuela. “Program CSR ini diharapkan dapat semakin memperkuat posisi dan citra Indonesia di negara tersebut,” kata perwakilan PIEP.

Sebagai bagian dari pelaksanaan program, dilakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara pihak terkait. Selain itu, penyerahan simbolis pakaian tari tradisional Indonesia juga diberikan kepada guru tari.

Kelas tari akan diasuh oleh Elviyana Noor, seorang pengajar tari tradisional Indonesia yang telah menetap dan mengajar di Venezuela selama lebih dari 22 tahun. Pengalaman panjang Elviyana diharapkan dapat memberikan bimbingan terbaik bagi para peserta.

Mureks