Aktivitas perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) akan kembali dihentikan sementara pada pekan depan. Setelah sempat libur pada awal tahun, pasar modal nasional dijadwalkan kembali libur dalam rangka memperingati Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW.
Berdasarkan kalender libur bursa tahun 2026 yang telah ditetapkan, Bursa Efek Indonesia mengumumkan bahwa Jumat, 16 Januari 2026, akan menjadi hari libur perdagangan. Pada tanggal tersebut, tidak akan ada aktivitas transaksi di BEI, dan perdagangan akan kembali normal pada hari kerja berikutnya.
Artikel informatif lainnya dapat dibaca di Mureks mureks.co.id.
Libur pada 16 Januari ini merupakan hari libur kedua yang dicatat BEI sepanjang Januari 2026. Sebelumnya, perdagangan saham juga telah dihentikan pada 1 Januari 2026 untuk memperingati Tahun Baru Masehi. Dengan demikian, jumlah hari efektif perdagangan bursa pada bulan Januari 2026 hanya mencapai 20 hari.
Catatan Mureks menunjukkan, total hari bursa efektif sepanjang tahun 2026 telah ditetapkan sebanyak 239 hari. Angka ini sudah memperhitungkan seluruh hari libur nasional, cuti bersama, serta hari libur khusus yang berlaku di pasar modal.
Selain jadwal yang sudah tercantum dalam kalender resmi, BEI juga membuka kemungkinan adanya libur tambahan sewaktu-waktu. Kebijakan ini dapat diterapkan apabila Bank Indonesia meniadakan kegiatan kliring dan penyelesaian transaksi, atau jika pemerintah mengeluarkan kebijakan peniadaan kegiatan kerja pada hari tertentu. Dalam situasi tersebut, BEI akan menyesuaikan operasional perdagangan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.






