Otomotif

Penjualan Global Jetour Melonjak 9,5 Persen pada 2025, Tembus 622 Ribu Unit dan Cetak Rekor Baru

Produsen otomotif Jetour mengumumkan pencapaian signifikan pada tahun 2025, dengan membukukan penjualan global sebanyak 622.590 unit. Angka ini menandai peningkatan tahunan sebesar 9,5 persen dan sekaligus mencetak rekor penjualan tertinggi sepanjang sejarah merek tersebut.

Mureks mencatat bahwa merek ini kini telah beroperasi di lebih dari 100 pasar, meliputi Timur Tengah, Amerika Tengah dan Selatan, Afrika, Asia-Pasifik, dan Eropa, didukung oleh lebih dari 2.000 gerai penjualan dan layanan. Dalam kurun waktu tujuh tahun, penjualan kumulatif Jetour secara global telah melampaui 2,15 juta unit, menjadikannya salah satu merek otomotif yang mencapai torehan tersebut dalam waktu yang relatif singkat.

Baca liputan informatif lainnya di Mureks. mureks.co.id

Andalkan Seri T1 dan T2 di Pasar Global

Pendekatan strategis Jetour untuk mendapatkan pengakuan pasar dimulai dengan membangun fondasi kuat di Timur Tengah. Pada tahun 2025, penjualan di wilayah ini menembus 70.000 unit, menunjukkan peningkatan lebih dari 80 persen secara tahunan.

Di segmen SUV, pangsa pasar Jetour di Timur Tengah diklaim meningkat menjadi 8,45 persen, menempatkannya di posisi tiga teratas di antara merek-merek Tiongkok lainnya. Seri X dan Seri T, khususnya model Jetour T1 dan T2, menjadi primadona di segmen SUV off-road ringan, mendominasi pasar di Uni Emirat Arab (UEA), Qatar, dan Kuwait.

Jetour juga mengejar strategi pasar kelas atas dengan meluncurkan model seri G pertamanya, G700, di UEA pada November lalu. SUV segala medan premium ini dirancang untuk meningkatkan citra merek Jetour di Timur Tengah, semakin dikenal setelah juara maraton Olimpiade Sir Mo Farah menjadi pemilik selebriti pertamanya. Reputasi kuat di Timur Tengah ini menjadi referensi penting bagi pasar lain, berfungsi sebagai akselerator untuk mempromosikan pertumbuhan global secara efektif.

Identitas Merek dan Kemitraan Global

Meskipun produk berkualitas adalah kunci dalam membuka pasar baru, Jetour meyakini bahwa identitas merek dan pendekatan hangat dalam menjalin hubungan dengan khalayak merupakan daya tarik sebenarnya dalam berbisnis. Pada tahun 2025, Jetour menjalin kemitraan global dengan musisi Alan Walker untuk menciptakan lagu tema global pertama merek, membangun koneksi emosional dengan audiens di seluruh dunia.

Selain itu, model T2 terpilih sebagai kendaraan resmi pada KTT G20 di Afrika Selatan, yang semakin memperkuat reputasi global perusahaan. Dengan memanfaatkan visibilitas ini, Jetour juga menyelenggarakan festival musik dan mendapatkan pengakuan luas.

Jetour secara strategis melibatkan audiens global melalui berbagai kegiatan olahraga, termasuk bermitra dengan klub sepak bola bersejarah Al Ahly di Afrika, mensponsori Piala Arab FIFA di Qatar, serta mendukung acara sepak bola di pasar seperti Arab Saudi, Chili, dan Peru. Merek ini turut mendukung Maraton Nasional Malaysia dan Reli Off-road LIWA UEA.

Strategi Travel+ dan Proyeksi Masa Depan

Inisiatif ini memperluas gaya hidup ‘Travel+’, menghubungkan mobilitas dengan petualangan, membantu Jetour membangun komunitas yang berkembang dan meningkatkan pengakuan merek. Dalam prosesnya, Jetour tidak hanya ingin menjual alat mobilitas, tetapi juga bertransformasi menjadi penghubung sosial yang memungkinkan pengalaman bersama melalui perjalanan.

Kesuksesan global Jetour dibangun di atas kekuatan sistemik, termasuk pembangunan jaringan layanan global dan pengerahan tim ahli ke pasar-pasar utama untuk dukungan jangka panjang. Tim redaksi Mureks mencatat bahwa perusahaan juga memperluas kapasitas suku cadang secara internasional. Di Timur Tengah, Jetour telah membangun gudang suku cadang regional seluas 12.000 meter persegi, dengan target tingkat pemenuhan suku cadang mencapai 95 persen pada tahun ini.

Ke depan, Jetour berkomitmen untuk terus mengusung strategi ‘Travel+’, memperkuat daya saing produk, dan membangun kepercayaan pengguna di seluruh dunia. Dengan memanfaatkan kesuksesan di pasar-pasar utama seperti Timur Tengah, mereka bertekad meningkatkan sistem layanan global dan memperluas filosofi bisnis ke lebih banyak skenario pengguna, menjalin ikatan kuat dengan pasar global, menghubungkan budaya, dan membentuk kembali pengalaman mobilitas di seluruh dunia.

Referensi penulisan: www.oto.com

Mureks