Kejuaraan Rally Dakar 2026 kembali menjadi sorotan sebagai ajang balap ekstrem yang menguji batas teknologi, ketahanan mesin, dan konsistensi performa. Di tengah tantangan gurun pasir yang ganas dan lintasan berbatu, Motul hadir sebagai Official Partner, membuktikan komitmennya terhadap inovasi pelumas berkinerja tinggi.
Sebagai merek pelumas global yang telah lama malang melintang di dunia balap, Motul bukan pemain baru di Dakar. Perusahaan ini telah terlibat langsung sebagai mitra teknis bagi berbagai tim reli selama bertahun-tahun, sebelum akhirnya meningkatkan perannya menjadi mitra utama sejak tahun 2018 silam.
Ikuti artikel informatif lainnya di Mureks. mureks.co.id
Di ajang Dakar, Motul tidak hanya sekadar hadir sebagai sponsor. Lebih dari itu, produk-produknya benar-benar diuji dalam kondisi paling ekstrem, mulai dari panas gurun yang menyengat, pasir halus yang merusak, hingga lintasan berbatu yang menguras mesin dan fisik pembalap.
“Dakar adalah panggung pembuktian tertinggi bagi Motul. Semua klaim performa kami diuji secara nyata di sana, bukan di laboratorium,” tegas Welmart Purba, Managing Director PT Motul Indonesia Energy, seperti yang dicatat oleh Mureks.
Pembuktian Lini Motul 300V Motorsport
Dalam setiap etape Rally Dakar, Motul menyediakan pelumas berkinerja tinggi, termasuk lini Motul 300V Motorsport dan Factory Line, yang menjadi pilihan utama tim-tim peserta di berbagai kategori. Produk-produk ini dirancang khusus untuk menjaga stabilitas performa mesin dalam kondisi ekstrem, memastikan perlindungan maksimal, serta menjaga efisiensi mesin sepanjang reli tanpa kompromi.
Dukungan Motul tidak berhenti pada produk semata. Tim Teknis Balap Motul (Motul Racing Technical Team) selalu siaga di setiap pusat servis Dakar. Tim ini memberikan dukungan teknis langsung, termasuk analisis oli harian bagi para peserta, sebuah peran krusial dalam menjaga keandalan mesin selama reli berlangsung.
“Ini yang membedakan Motul. Kami tidak hanya menjual produk, tetapi hadir langsung di lapangan, mendukung performa mesin secara teknis, dan menjadi bagian dari solusi di kondisi paling ekstrem,” jelas Welmart.
Selain itu, Motul juga menjadi pendukung utama kategori “Original by Motul”, kelas maraton ikonik di Dakar yang diperuntukkan bagi para pembalap yang berkompetisi tanpa dukungan kru. Kategori ini kembali hadir di Dakar 2026, menegaskan konsistensi Motul dalam mendukung ketangguhan, kemandirian, dan keberanian para peserta dalam menghadapi batas ekstrem.
Dukungan Motul untuk Wakil Indonesia, Julian Johan
Di luar peran krusialnya sebagai mitra teknis, Motul juga memberikan dukungan penuh kepada wakil Indonesia, Julian Johan, yang akrab disapa Jeje. Pembalap ini berkompetisi di kelas H2, membawa nama bangsa di ajang reli paling menantang di dunia.
Bagi Motul Indonesia, kehadiran Jejelogy yang menargetkan Dakar memiliki makna strategis. Bukan hanya dari sisi kompetisi, tetapi juga sebagai inspirasi bagi pasar otomototif di Tanah Air.
“Ketika pembalap Indonesia seperti Jejelogy berani bermimpi ke Dakar, dan Motul ada di belakangnya, ini menjadi pesan kuat bagi market Indonesia. Bahwa performa kelas dunia itu relevan dan dekat dengan kita,” kata Welmart.
Menurut Welmart, keterlibatan Motul di Dakar memperkuat posisi merek di Indonesia sebagai pelumas premium yang tidak hanya cocok untuk aktivitas harian, tetapi juga teruji di ajang motorsport paling keras di dunia.
“Indonesia adalah pasar dengan komunitas otomotif yang sangat passionate. Dakar memberikan legitimasi tertinggi bahwa Motul adalah produk yang bisa diandalkan, dari jalanan harian hingga reli paling ekstrem di dunia,” pungkasnya.






