Regional

Pemkab Sidoarjo Targetkan Wisata Mangrove 33 Km, Gandeng TNI AL untuk Akses Jalan

Pemerintah Kabupaten Sidoarjo berencana mengembangkan kawasan wisata mangrove sepanjang 33 kilometer di wilayah pesisir Kecamatan Sedati. Proyek ambisius ini akan diawali dengan pembangunan akses jalan sepanjang 2,5 kilometer, yang melibatkan koordinasi dengan Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) V Surabaya untuk pemanfaatan lahan.

Bupati Sidoarjo, Subandi, pada Jumat, 9 Januari 2026, telah melakukan koordinasi langsung dengan Kodaeral V Surabaya. Langkah ini diambil untuk memanfaatkan sebagian lahan milik TNI AL sebagai akses vital menuju kawasan wisata mangrove tersebut.

Temukan artikel informatif lainnya melalui Mureks. mureks.co.id

“Rencana kami nanti ada wisata mangrove di wilayah Timur, jadi nanti yang kita butuhkan hanya sekitar 20 kali 120 meter (lahan TNI AL) untuk akses jalan,” ujar Bupati Subandi, menjelaskan kebutuhan lahan yang spesifik untuk mendukung infrastruktur pariwisata ini.

Menanggapi rencana tersebut, Dankodaeral V Laksda TNI Ali Triswanto menyambut baik inisiatif pembangunan kawasan wisata mangrove. Namun, ia meminta agar rencana pemanfaatan lahan TNI AL dibicarakan lebih lanjut dengan Aslog Dankodaeral V. “Untuk rencana jangka panjang untuk Mangrove dapat dibicarakan kembali dengan Aslog,” jelas Laksda Ali Triswanto.

Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, Cipta Karya, dan Tata Ruang (Perkim CKTR) Sidoarjo, M. Bachruni Aryawan, menambahkan bahwa penataan awal kawasan wisata mangrove akan difokuskan di wilayah pesisir Desa Tambak Cemandi dan Desa Gisik Cemandi. Selanjutnya, kawasan ini akan diperluas hingga pesisir Selatan Sidoarjo, mencapai panjang 33 kilometer dengan lebar sekitar 1 kilometer.

“Proyek ini akan menjadi salah satu destinasi wisata unggulan di Sidoarjo, dengan potensi ekonomi dan lingkungan yang besar,” kata Bachruni. Ia juga menegaskan bahwa dengan akses jalan selebar 2,5 kilometer, wisatawan diharapkan dapat menikmati keindahan mangrove Sidoarjo dengan lebih nyaman dan mudah. Dalam ringkasan Mureks, proyek ini diharapkan menjadi daya tarik baru yang signifikan bagi pariwisata Jawa Timur.

Mureks