Industri penerbangan nasional dikenal memiliki standar rekrutmen awak kabin yang ketat. Setiap maskapai, mulai dari Garuda Indonesia, Lion Air Group, Citilink, hingga AirAsia, menerapkan kebijakan dan tahapan seleksi yang unik, disesuaikan dengan segmentasi layanan dan kebutuhan operasional masing-masing.
Bagi Anda yang bercita-cita menjadi pramugari, memahami perbedaan kualifikasi dan proses seleksi ini menjadi kunci untuk persiapan yang lebih terarah. Berikut adalah rangkuman syarat dan tahapan seleksi pramugari di beberapa maskapai penerbangan terkemuka, sebagaimana dirangkum tim redaksi Mureks pada Jumat, 9 Januari 2026.
Mureks menghadirkan beragam artikel informatif untuk pembaca. mureks.co.id
Syarat Menjadi Pramugari Garuda Indonesia
Kualifikasi Umum
- Perempuan, Warga Negara Indonesia (WNI).
- Belum pernah menikah.
- Usia minimal 21 tahun dan maksimal 26 tahun.
- Pendidikan minimal Diploma 3 (D3), lulusan S1 menjadi nilai tambah.
- Tinggi badan minimal 158–160 cm dengan berat badan dan postur proporsional.
- Sehat jasmani dan rohani.
- Tidak menggunakan kacamata selama proses seleksi dan pelatihan (lensa kontak diperbolehkan dengan ketentuan maksimal minus 5.00 dan silinder 2.00).
- Mampu berbahasa Inggris dengan baik; kemampuan bahasa asing lain menjadi nilai tambah.
- Belum pernah memiliki pengalaman sebagai awak kabin.
- Berorientasi pada layanan, komunikatif, dan siap bekerja langsung melayani penumpang.
Tahapan Seleksi
Proses rekrutmen pramugari Garuda Indonesia meliputi beberapa tahapan krusial:
- Seleksi administrasi.
- Pengukuran tinggi dan berat badan serta penilaian penampilan.
- Tes Bahasa Inggris.
- Psikotes.
- Wawancara.
- Tes kesehatan (medical check-up).
- Pelatihan awak kabin.
Garuda Indonesia menegaskan bahwa seluruh proses rekrutmen tidak memungut biaya apa pun. Pendaftaran hanya dapat dilakukan melalui situs resmi career.garuda-indonesia.com.
Syarat Menjadi Pramugari Lion Air Group
Kualifikasi Umum
- Warga Negara Indonesia (WNI).
- Pendidikan minimal SMA/SMK sederajat.
- Untuk kandidat Initial: belum memiliki pengalaman sebagai pramugari.
- Untuk kandidat Experience: memiliki pengalaman sebagai pramugari.
- Berpenampilan menarik, komunikatif, dan mampu bekerja dalam tim.
- Tidak menggunakan behel dan bebas jerawat aktif.
Lion Air Group umumnya membatasi kuota seleksi, dengan kapasitas maksimal sekitar 250 peserta per hari.
Tahapan Seleksi
Tahapan seleksi pramugari di Lion Air Group meliputi:
- Seleksi administrasi.
- Tes penampilan dan postur.
- Tes Bahasa Inggris.
- Psikotes.
- Wawancara.
- Tes kesehatan.
Syarat Menjadi Pramugari dan Pramugara Citilink
Kualifikasi Umum
- Perempuan.
- Usia maksimum 25 tahun.
- Pendidikan minimal SMA/sederajat (D3 dan S1 menjadi nilai tambah).
- Tinggi badan minimal 160 cm dengan berat badan proporsional (BMI).
- Skor TOEIC minimal 405 (masa berlaku maksimal 6 bulan).
Tahapan Seleksi
Proses seleksi di Citilink terdiri dari:
- Seleksi administrasi.
- Pengukuran tinggi dan berat badan.
- Tes Bahasa Inggris.
- Psikotes.
- Wawancara.
- Tes kesehatan.
Syarat Menjadi Pramugari AirAsia
Kualifikasi Umum
- Warga Negara Indonesia (WNI).
- Pendidikan minimal SMA/sederajat.
- Tinggi badan perempuan minimal 160 cm.
- Kemampuan Bahasa Inggris aktif.
- Berpenampilan profesional dan komunikatif.
Tahapan Seleksi
Tahapan seleksi di AirAsia meliputi:
- Seleksi dokumen.
- Tes penampilan dan reach test.
- Tes Bahasa Inggris.
- Wawancara.
- Tes kesehatan.
- Pelatihan awak kabin.
Selain kandidat pemula, AirAsia juga membuka rekrutmen awak kabin berpengalaman hingga 17 Januari 2026. Pelamar untuk posisi ini harus berusia minimal 21 tahun, dengan tinggi badan minimal 160 cm untuk perempuan dan 172 cm untuk laki-laki. Mereka juga diwajibkan memiliki sertifikat Flight Attendant (diutamakan rating Airbus A320), menguasai Bahasa Inggris, serta bersedia ditempatkan di hub Surabaya dan Kuala Namu.
Pelatihan sebagai Tahap Penentu
Kandidat yang berhasil lolos seluruh rangkaian seleksi awal akan melanjutkan ke tahap pendidikan dan pelatihan awak kabin. Materi pelatihan ini mencakup berbagai aspek penting, mulai dari pelayanan penumpang, prosedur keselamatan, hingga penanganan kondisi darurat, semuanya sesuai dengan standar maskapai masing-masing. Memahami perbedaan tahapan seleksi tiap maskapai menjadi krusial agar calon pelamar dapat mempersiapkan diri secara optimal, baik dari sisi fisik, kemampuan bahasa, maupun kesiapan mental.






