Keuangan

Panduan Lengkap Cek Desil Bansos 2026: Memastikan Status Penerima Bantuan Sosial via DTSEN Kemensos

Rabu, 07 Januari 2026 – Seiring bergulirnya tahun baru, masyarakat kembali menyoroti informasi mengenai cara cek desil bantuan sosial (bansos) 2026. Pengecekan ini krusial untuk memastikan status mereka sebagai penerima program bantuan pemerintah.

Proses verifikasi desil bansos kini dilakukan melalui Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang terintegrasi dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) Kementerian Sosial (Kemensos). Sistem ini merupakan pengganti Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) sebelumnya, yang berfungsi mengklasifikasikan tingkat kesejahteraan masyarakat sebagai dasar penyaluran berbagai program bansos.

Artikel informatif lainnya dapat ditemukan dalam liputan Mureks. mureks.co.id

Status desil memiliki peran vital dalam menentukan kelayakan penerima bantuan, termasuk Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) atau Program Sembako, hingga Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI-JK) BPJS Kesehatan. Oleh karena itu, penting bagi publik untuk memahami definisi desil dan panduan resmi pengecekannya.

Berikut adalah penjelasan komprehensif mengenai apa itu desil, dampaknya terhadap penerimaan bansos, serta langkah-langkah untuk mengecek desil bansos 2026 melalui situs dan aplikasi resmi Kemensos.

Apa Itu Desil pada DTSEN Kemensos?

Desil merupakan sistem pembagian tingkat kesejahteraan masyarakat ke dalam sepuluh kelompok, mulai dari desil 1 hingga desil 10. Pengelompokan ini didasarkan pada kondisi sosial ekonomi rumah tangga yang tercatat dalam data DTSEN Kemensos, yang menjadi acuan nasional pemerintah dalam menyalurkan bantuan sosial.

Mureks mencatat bahwa pengelompokan ini bertujuan untuk memastikan bantuan tepat sasaran dan diterima oleh keluarga yang benar-benar membutuhkan. Penting untuk diketahui, kategori desil tidak dapat diubah secara manual, melainkan ditetapkan berdasarkan data ekonomi rumah tangga yang terekam dalam sistem DTSEN.

Kategori Desil Berdasarkan Tingkat Kesejahteraan:

  • Desil 1: Masyarakat termiskin (miskin ekstrem)
  • Desil 2: Masyarakat miskin
  • Desil 3: Hampir miskin
  • Desil 4: Rentan miskin
  • Desil 5: Pas-pasan atau mendekati kelas menengah
  • Desil 6–10: Masyarakat menengah hingga mampu

Pengaruh Desil terhadap Penerimaan Bansos

Berdasarkan kebijakan terbaru Kementerian Sosial, kategori desil secara langsung memengaruhi jenis bantuan yang dapat diterima masyarakat. Secara umum, ketentuan yang berlaku adalah sebagai berikut:

  • Desil 1–4: Berhak menerima Program Keluarga Harapan (PKH).
  • Desil 1–5: Berhak menerima Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) atau Program Sembako.
  • Desil 1–5: Berhak menerima PBI-JK (BPJS Kesehatan yang iurannya ditanggung pemerintah).
  • Desil 1–5: Berpotensi menerima bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI), sesuai hasil asesmen petugas lapangan.

Sementara itu, masyarakat yang masuk dalam kategori desil di atas 5 umumnya tidak menjadi prioritas utama penerima bansos. Meskipun demikian, keputusan akhir tetap bergantung pada hasil verifikasi dan validasi yang dilakukan di lapangan. Di beberapa wilayah, data desil juga dimanfaatkan sebagai salah satu syarat untuk jalur afirmasi pendidikan.

Siapa yang Tidak Layak Menerima Bansos?

Meskipun seseorang mungkin termasuk dalam kategori desil penerima, ia dapat dinyatakan tidak layak menerima bansos apabila memenuhi kriteria tertentu. Kriteria ini ditetapkan untuk memastikan bahwa bantuan benar-benar disalurkan kepada pihak yang paling membutuhkan dan sesuai dengan regulasi yang berlaku.

Mureks