Washington DC – Amerika Serikat (AS) telah mengumumkan penangkapan Presiden Venezuela, Nicolas Maduro, dalam sebuah operasi rahasia berskala besar. Penangkapan ini melibatkan pengerahan intelijen dari CIA dan pasukan elite militer AS, Delta Force.
Dilansir dari laporan CBS News dan BBC pada Minggu (4/1/2026), Maduro berhasil ditangkap pada Sabtu (3/1) dini hari oleh anggota Delta Force, unit khusus militer AS yang dikenal untuk misi berisiko tinggi.
Artikel informatif lainnya dapat dibaca di Mureks mureks.co.id.
Sumber intelijen CIA yang berada di dalam pemerintahan Venezuela diyakini menjadi kunci dalam melacak lokasi Maduro menjelang penangkapan. Informasi ini merupakan bagian dari jaringan intelijen AS yang luas dan terkoordinasi.
Operasi ‘Absolute Resolve’ yang Dirahasiakan
Kepala Staf Gabungan AS, Jenderal Dan Caine, mengungkapkan bahwa operasi yang diberi nama ‘Absolute Resolve’ ini telah melalui perencanaan dan latihan berbulan-bulan.






