Keuangan

OJK Beri Pesan Penting untuk Direksi Baru BEI: Perkuat Integritas dan Daya Saing Pasar Modal

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyampaikan sejumlah pesan penting kepada jajaran direksi terpilih Bursa Efek Indonesia (BEI) yang akan menjabat. Pesan ini disampaikan menjelang Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) BEI yang akan mengagendakan pergantian manajemen.

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif dan Bursa Karbon OJK, Inarno Djajadi, menegaskan bahwa pergantian manajemen ini merupakan momentum krusial untuk memperkuat kualitas dan daya saing industri pasar modal Indonesia.

Liputan informatif lainnya tersedia di Mureks. mureks.co.id

Dalam konferensi pers virtual pada Jumat (9/1/2026), Inarno menyatakan, “Tahun ini akan ada proses pencalonan pemilihan direksi BEI, OJK melihat ini momentum penting dalam perkuat kualitas dan daya saing pasar modal Indonesia. Harapan kami proses tersebut bisa berjalan baik sesuia prosedur dan ketentuan berlaku dan akuntabel.”

Inarno menjabarkan, terdapat beberapa agenda strategis yang harus menjadi prioritas pimpinan BEI ke depan. Agenda tersebut meliputi:

  • Penguatan integritas dan perlindungan investor melalui pengawasan perdagangan yang efektif, guna menjaga pasar yang adil dan transparan.
  • Pendalaman pasar melalui pengembangan sisi penawaran dan permintaan, termasuk pengembangan produk lighthouse IPO, peningkatan likuiditas freefloat, serta peningkatan jumlah investor domestik dan global.
  • Penguatan ketahanan infrastruktur teknologi informasi (IT) dan keamanan siber, mengingat semakin masifnya digitalisasi transaksi perdagangan.

Ia menambahkan, “Jadi ketahanan infrastruktur IT dan siber menjadi hal yang sangat penting.”

OJK berkomitmen untuk terus berkolaborasi dengan BEI dalam mewujudkan pasar modal Republik Indonesia yang berintegritas dan tangguh. Tim redaksi Mureks mencatat, kolaborasi ini diharapkan dapat memastikan pasar modal tetap stabil dan adaptif terhadap tantangan global.

Mureks