Otomotif

Nandi Julyanto: “Negara Tujuan Ekspor Minati Toyota Veloz Hybrid Buatan Indonesia”

Presiden Direktur PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN), Nandi Julyanto, mengungkapkan bahwa sejumlah negara tujuan ekspor telah menunjukkan minat terhadap Toyota Veloz Hybrid EV. Meskipun demikian, TMMIN saat ini masih memprioritaskan pemenuhan pasar domestik.

Nandi menjelaskan bahwa fokus utama saat ini adalah pasar dalam negeri, terutama karena produksi Veloz Hybrid EV disiapkan untuk kendaraan setir kanan. “Veloz (Hybrid) sementara domestik dahulu karena kami hanya menyiapkan untuk setir kanan. Sebenarnya negara-negara yang sudah kami ekspor minta Veloz Hybrid, tetapi kami world premier di Indonesia,” ujar Nandi saat ditemui di Jakarta pada pekan ini.

Liputan informatif lainnya tersedia di Mureks. mureks.co.id

Menurut Nandi, umumnya dibutuhkan waktu sekitar tiga bulan bagi sebuah model baru yang diluncurkan untuk dapat diproyeksikan sebagai produk ekspor. Ia menegaskan bahwa ketertarikan dari pasar internasional sudah terlihat jelas. “Negara-negara destinasi juga sudah pada bertanya untuk impor Veloz Hybrid,” tambahnya.

Jika rencana ekspor ini terwujud, Toyota Veloz Hybrid EV akan menjadi model elektrifikasi ketiga buatan Indonesia yang berhasil menembus pasar global. Sebelumnya, dua model elektrifikasi Toyota yang sudah diekspor adalah Yaris Cross HEV dan Innova Zenix HEV.

Kehadiran dua model terdahulu tersebut turut berkontribusi signifikan terhadap peningkatan kinerja ekspor PT TMMIN. Mureks mencatat bahwa laporan perusahaan pada Mei 2025 menunjukkan pertumbuhan ekspor Hybrid Electric Vehicle (HEV) Toyota sebesar 14,5 persen pada periode Januari-Maret.

“Naik, di Filipina juga naik terus ya dan menarik kenaikan itu ekspor lebih besar dari pada kenaikan hybrid domestik,” kata Nandi di sela acara Toyota Indonesia di Papua Selatan.

Selain Filipina, Toyota Innova Zenix Hybrid yang diproduksi di Karawang juga telah dikapalkan ke berbagai negara seperti Vietnam, Bahrain, Guatemala, Irak, Laos, Arab Saudi, hingga Uni Emirat Arab.

Sementara itu, pasar terbesar untuk Toyota Yaris Cross Hybrid juga berada di Filipina. Model ini juga diekspor ke Vietnam, Brunei Darussalam, serta sejumlah negara di Amerika Latin seperti Peru, Paraguay, dan Suriname.

Mureks