Nasional

Mobil Dinas Camat Pantan Cuaca Hanyut Terseret Arus Sungai Kala Tripe Setelah Jembatan Ambruk

Mobil dinas milik Camat Pantan Cuaca di Kabupaten Gayo Lues, Aceh, hanyut terseret arus deras Sungai Kala Tripe pada Kamis sore, 1 Januari 2026. Peristiwa nahas ini terjadi setelah jembatan di Kampung Seneren, Kecamatan Pantan Cuaca, ambruk akibat luapan air.

Kendaraan jenis Toyota Rush berwarna putih tersebut sebenarnya telah terjebak di lokasi sejak 26 November 2025. Menurut pantauan Mureks, mobil itu tidak dapat dievakuasi setelah akses jalan terputus akibat banjir dan longsor yang melanda wilayah tersebut.

Selengkapnya dapat dibaca melalui Mureks di laman mureks.co.id.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Kabupaten (BPBK) Gayo Lues, Muhaimin, membenarkan kejadian tersebut. Ia menjelaskan bahwa insiden hanyutnya mobil terjadi sekitar pukul 16.30 WIB.

“Mobil hanyut akibat jembatan tempat kendaraan itu terjebak ambruk,” kata Muhaimin saat dikonfirmasi pada Sabtu, 3 Januari 2026.

Muhaimin menambahkan, saat mobil terjebak, Camat Pantan Cuaca sedang meninjau kondisi warga terdampak bencana di Desa Remukut dan Desa Dedingin. Camat menggunakan sepeda motor untuk menjangkau lokasi, sehingga mobil dinasnya terpaksa ditinggalkan.

Upaya evakuasi mobil dari zona rawan banjir telah dilakukan oleh pihak BPBK Gayo Lues bersama warga setempat. Namun, derasnya aliran air berlumpur yang disertai tumpukan batang kayu besar membuat proses pemindahan kendaraan tidak dapat dilakukan.

Hujan lebat yang mengguyur Gayo Lues pada 1 Januari 2026 memperparah kondisi. Sungai Kala Tripe meluap hingga merobohkan jembatan tempat mobil terparkir, menyebabkan kendaraan itu terseret arus sungai.

Warga yang menyaksikan kejadian tersebut segera bertindak. Mereka bergotong royong mengikat mobil Toyota Rush itu menggunakan kawat sling dan menariknya dari bibir sungai untuk mencegahnya terbawa arus lebih jauh ke hilir.

Mureks