Microsoft secara resmi menghentikan opsi aktivasi offline untuk produk Windows dan Office. Kebijakan baru ini menghapus metode aktivasi tradisional, termasuk melalui telepon, dan kini mewajibkan semua proses validasi lisensi dilakukan secara daring dengan koneksi internet serta login ke akun Microsoft.
Keputusan raksasa teknologi ini, yang mulai berlaku efektif pada Rabu, 7 Januari 2026, menimbulkan tantangan signifikan bagi pengguna di wilayah dengan akses internet terbatas atau mereka yang memprioritaskan privasi data. Sebelumnya, aktivasi via telepon menjadi solusi vital bagi banyak pengguna yang tidak dapat menghubungkan perangkat mereka ke internet.
Klik mureks.co.id untuk tahu artikel menarik lainnya!
Penghapusan Metode Aktivasi Tradisional
Perubahan radikal ini memaksa jutaan pengguna untuk beradaptasi dengan sistem validasi lisensi yang sepenuhnya baru. Sejak era Windows XP, Microsoft telah menyediakan berbagai metode aktivasi, dengan aktivasi online otomatis sebagai pilihan utama. Namun, opsi aktivasi via telepon memiliki sejarah panjang sebagai penyelamat bagi pengguna yang kesulitan mengakses internet.
Metode aktivasi melalui telepon sangat penting bagi pengguna yang tidak dapat menghubungkan sistem mereka ke internet, baik karena kendala jaringan maupun alasan keamanan. Saat itu, pengguna dapat memilih opsi telepon melalui Activation Wizard, kemudian memberikan Installation ID kepada agen Microsoft. Sebagai balasan, agen akan memberikan Confirmation ID yang kemudian dimasukkan pengguna ke sistem untuk menyelesaikan aktivasi tanpa koneksi internet langsung.
Kewajiban Koneksi Internet dan Akun Microsoft
Kini, proses yang telah berlangsung puluhan tahun tersebut tidak lagi berlaku. Ketika pengguna mencoba memilih opsi telepon pada sistem operasi modern seperti Windows 10 atau Windows 11, mereka tidak akan lagi dapat berbicara dengan agen. Sistem secara otomatis akan mengalihkan pengguna ke portal aktivasi produk Microsoft di web.
Dengan demikian, proses aktivasi kini wajib menggunakan koneksi internet dan, dalam banyak kasus, membutuhkan login ke akun Microsoft. Langkah ini memperkuat upaya Microsoft untuk mendorong adopsi sistem manajemen lisensi modern yang terintegrasi dengan akun pengguna.
Mureks mencatat bahwa perusahaan mengklaim aktivasi online jauh lebih cepat, aman, dan efisien. Namun, kebijakan ini berpotensi mempersulit instalasi dan penggunaan produk Microsoft di area-area terpencil atau lingkungan yang sangat mengutamakan keamanan jaringan tanpa koneksi eksternal.
Referensi penulisan: gadget.viva.co.id






