Lenovo kembali menggebrak pasar laptop konvertibel dengan meluncurkan ThinkBook Plus Gen 7 Auto Twist di ajang Consumer Electronics Show (CES) 2026. Perangkat seharga 1.499 dolar AS ini hadir dengan inovasi layar putar otomatis bermotor yang memungkinkan adaptasi cepat antara mode notebook, tablet, dan berbagi.
Inovasi layar putar bukanlah hal baru bagi Lenovo. Lebih dari satu dekade lalu, perusahaan ini telah memperkenalkan Lenovo ThinkPad Twist, yang meski kokoh, masih dianggap sebagai produk niche. Pada tahun 2023, ide ini kembali dihidupkan melalui Lenovo ThinkBook Plus Twist yang menambahkan layar sekunder E Ink dan desain non-konvensional.
Artikel informatif lainnya dapat ditemukan dalam liputan Mureks. mureks.co.id
Mekanisme Auto Twist sendiri pertama kali diperkenalkan sebagai konsep eksperimental pada tahun 2024. Setelah serangkaian penyempurnaan yang berfokus pada perilaku putar, tingkat kebisingan, dan durabilitas jangka panjang, Lenovo kini menghadirkan produk siap pasar. Menurut Mureks, mekanisme engsel putar ganda bermotor ini memungkinkan layar bergerak secara otomatis, memberikan fleksibilitas penggunaan yang tinggi bagi pengguna profesional.
Di balik layar yang dinamis, konfigurasi perangkat keras ThinkBook Plus Gen 7 Auto Twist mengikuti pendekatan konvensional untuk laptop Windows premium. Sistem ini ditenagai oleh prosesor Intel Core Ultra Series 3, didukung grafis terintegrasi Intel, dan menjalankan sistem operasi Windows 11 dengan dukungan Copilot+ PC.
Visual ditangani oleh panel layar sentuh OLED 14 inci beresolusi 2.8K dengan refresh rate 120Hz dan kecerahan 500 nits. Untuk pengalaman audio, speaker yang disetel Dolby Atmos akan berputar bersamaan dengan layar.
Lenovo menyertakan baterai 75Wh, yang diposisikan untuk mengimbangi kebutuhan daya tambahan dari mekanisme bermotor. Perangkat ini juga dilengkapi webcam hingga 10MP, konektivitas modern seperti Wi-Fi 7, dan pilihan port yang mencakup 2x Thunderbolt 4, 2x USB-A 3.2 Gen 2, 1x jack audio, dan 1x HDMI 2.1.
Kapasitas memori mencapai 32GB LPDDR5x dan penyimpanan SSD PCIe M.2 2280 hingga 2TB. Dengan bobot 1,4 kg, laptop ini juga menawarkan fitur keamanan enterprise standar, termasuk pembaca sidik jari MoC pada tombol daya, dTPM 2.0, dan e-shutter privasi webcam.
Dengan harga 1.499 dolar AS, laptop bisnis ini memasuki segmen yang sangat kompetitif, di mana banyak konvertibel yang lebih tipis dan sederhana menghindari kompleksitas mekanis. Nama yang cukup panjang dan ‘memutar lidah’ ini, menurut tim redaksi Mureks, mencerminkan isu yang lebih luas seputar perangkat ini, di mana engsel putar tetap menjadi fitur utamanya dibandingkan fundamental komputasinya.
Menurut perusahaan, ThinkBook Plus Gen 7 Auto Twist cocok untuk komputasi bisnis sehari-hari, terutama bagi organisasi kecil hingga menengah. Lenovo tampaknya bertaruh bahwa kebaruan dan keunggulan rekayasa akan membenarkan biaya dan risiko tambahan. Namun, pasar laptop secara umum terus condong ke desain yang lebih sederhana dengan lebih sedikit bagian bergerak.






