Bagi investor yang mencari akses ke pasar saham Jepang melalui instrumen Exchange Traded Fund (ETF), Franklin FTSE Japan ETF (FLJP) menjadi salah satu opsi menarik. ETF ini menonjol berkat efisiensi biaya dan potensi imbal hasil yang signifikan, menjadikannya pilihan strategis di tengah prospek pemulihan ekonomi Jepang yang kian menguat.
FLJP: Efisiensi Biaya dan Imbal Hasil Menarik
FLJP dikenal sebagai ETF yang paling efisien dalam berinvestasi di pasar Jepang, dengan rasio biaya hanya 9 basis poin (bps). Selain itu, ETF ini juga menawarkan imbal hasil (yield) yang mengesankan, mencapai lebih dari 5% saat ini. Kombinasi biaya rendah dan potensi pendapatan tinggi ini menjadi daya tarik utama bagi para investor yang mencari nilai di pasar Asia.
Pembaca dapat menelusuri artikel informatif lainnya di Mureks. mureks.co.id
Dukungan Pemulihan Ekonomi Jepang
Portofolio FLJP yang cenderung berorientasi pada sektor siklikal sangat diuntungkan oleh pemulihan ekonomi Jepang. Menurut Mureks, pemulihan ini didukung oleh paket fiskal senilai 135 miliar dolar AS yang baru saja digulirkan pemerintah, serta tren positif dalam sektor manufaktur dan ekspor. Faktor-faktor ini menciptakan lingkungan yang kondusif bagi pertumbuhan aset-aset yang sensitif terhadap siklus ekonomi, memberikan dorongan signifikan bagi kinerja FLJP.
Valuasi dan Indikator Teknis
Dari sisi valuasi, FLJP diperdagangkan dengan diskon antara 11% hingga 23% dibandingkan dengan rekan-rekan globalnya. Kondisi ini berpotensi memicu mean reversion ke atas, di mana harga aset cenderung kembali ke rata-rata historisnya. Secara teknikal, ETF ini telah berhasil menembus garis tren multi-tahun dan, meskipun sempat mengalami koreksi, masih mampu mempertahankan posisinya di atas rata-rata pergerakan 200 hari (200DMA), menunjukkan ketahanan yang kuat di pasar.
Dengan kombinasi efisiensi biaya, imbal hasil menarik, serta posisi yang strategis untuk memanfaatkan momentum pemulihan ekonomi Jepang, FLJP menawarkan peluang bagi investor yang ingin berpartisipasi dalam kebangkitan pasar Negeri Sakura dengan risiko yang terkelola.






