Nasional

Menguak Potensi Teh Nusantara: OK OCE Indonesia Bekali UMKM Strategi Jitu Raih Cuan

OK OCE Indonesia kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat kapasitas Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui penyelenggaraan Workshop Tea-Preneur: Strategi Jitu Mengolah Teh Nusantara Menjadi Cuan. Kegiatan ini dirancang sebagai wadah inspirasi dan pembelajaran bagi UMKM untuk menggali potensi teh lokal sebagai peluang usaha yang tidak hanya bernilai ekonomi tinggi, tetapi juga berkelanjutan.

Workshop tersebut berlangsung pada Jumat, 9 Januari 2026, mulai pukul 09.00 hingga 11.30 WIB, bertempat di Kantor OK OCE Kemanusiaan, kawasan Tebet, Jakarta. Acara ini menarik perhatian para pelaku UMKM dari berbagai sektor usaha, khususnya yang bergerak di bidang kuliner dan minuman, yang antusias untuk mengembangkan bisnis mereka.

Klik mureks.co.id untuk tahu artikel menarik lainnya!

Mengenal Lebih Dekat Potensi Teh Nusantara

Kegiatan dibuka dengan sesi pre-test untuk mengukur pemahaman awal peserta mengenai potensi dan pengolahan bisnis teh. Setelah pembukaan resmi, peserta memasuki sesi pemaparan materi inti yang menghadirkan dua narasumber ahli di bidangnya.

Ita Efendi, Marketing Manager PT Agrati Bhuwana Raya, memimpin sesi pertama dengan menjelaskan teori dasar teh, mulai dari sejarah panjangnya, karakteristik unik teh Nusantara, hingga keunggulan komoditas teh Indonesia yang telah diakui di pasar global. Dalam paparannya, Ita menekankan bahwa teh bukan sekadar minuman konsumsi harian. “Teh adalah aset lokal yang memiliki nilai ekonomi tinggi apabila dikelola dengan strategi pemasaran dan pengemasan yang tepat, serta berpijak pada prinsip keberlanjutan,” ujarnya.

Melanjutkan sesi, Brilian Dwi Saputra, Marketing Area PT Agrati Bhuwana Raya, memaparkan berbagai paket usaha teh yang dirancang khusus agar ramah bagi UMKM. Peserta diajak memahami secara mendalam peluang kemitraan, efisiensi bahan baku, konsistensi rasa produk, hingga simulasi sederhana pengelolaan usaha. Tujuannya adalah agar produk teh yang dihasilkan UMKM mampu bersaing di pasar tanpa terjebak dalam perang harga yang merugikan. Catatan Mureks menunjukkan, pendekatan praktis ini sangat relevan bagi UMKM yang ingin memulai atau mengembangkan lini produk teh.

Antusiasme Peserta dan Harapan OK OCE Indonesia

Antusiasme peserta terlihat jelas dalam sesi tanya jawab interaktif, di mana banyak pertanyaan diajukan seputar produk, proses pengolahan, hingga peluang pasar yang bisa digarap. Sebagai bentuk apresiasi, peserta yang aktif bertanya mendapatkan produk teh sebagai doorprize. Sesi kemudian dilanjutkan dengan mencicipi langsung jasmine tea dan thai tea, memberikan pengalaman langsung kepada peserta untuk mengenal karakter rasa dan kualitas produk yang telah dibahas.

Seluruh rangkaian kegiatan ditutup dengan post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman peserta. Diana Agustina, seorang pelaku UMKM Jakpreneur asal Jakarta Selatan, mengungkapkan kepuasannya. “Workshop ini memberikan wawasan baru yang relevan dengan pengembangan usaha saya,” kata Diana.

Melalui inisiatif ini, OK OCE Indonesia berharap UMKM dapat meningkatkan kapasitas usahanya dengan memanfaatkan teh lokal sebagai peluang yang mampu meningkatkan kemandirian ekonomi. Pendekatan edukatif dan praktis yang diberikan diharapkan dapat mendorong terciptanya usaha yang lebih tangguh, serta berkontribusi pada penguatan ekosistem UMKM yang inklusif dan berkelanjutan di Indonesia.

Mureks