Kabar duka menyelimuti industri perfilman Korea Selatan. Aktor legendaris Ahn Sung-ki, yang dikenal sebagai salah satu ikon sinema Negeri Ginseng, telah mengembuskan napas terakhir setelah berjuang panjang melawan penyakit yang dideritanya. Kepergiannya meninggalkan duka mendalam tidak hanya bagi keluarga, tetapi juga bagi masyarakat luas yang selama puluhan tahun menyaksikan kualitas aktingnya yang memukau.
Perjalanan Panjang Melawan Penyakit
Ahn Sung-ki pertama kali didiagnosis menderita kanker darah pada tahun 2019. Setelah menjalani perawatan intensif, kondisinya sempat dinyatakan membaik dan disebut telah sembuh pada tahun 2020. Namun, hasil pemantauan lanjutan menunjukkan bahwa penyakit tersebut kembali kambuh.
Artikel informatif lainnya dapat ditemukan dalam liputan Mureks. mureks.co.id
Meski tetap fokus menjalani pengobatan, kondisi kesehatan sang aktor dilaporkan terus menurun hingga akhirnya wafat. Pihak agensi yang menaungi Ahn Sung-ki memohon doa terbaik agar almarhum mendapatkan ketenangan, sekaligus menyampaikan belasungkawa yang tulus kepada keluarga yang ditinggalkan.
Warisan Karier Gemilang Sejak Usia Belia
Sosok Ahn Sung-ki dikenal memiliki perjalanan karier yang sangat panjang dan gemilang di dunia seni peran. Ia memulai debutnya pada usia belia, tepatnya pada tahun 1957, melalui film The Twilight Train. Sejak saat itu, namanya tumbuh seiring perkembangan industri perfilman Korea Selatan, menandai kehadiran aktor yang mampu bertahan lintas generasi.
Sepanjang dedikasinya di dunia akting, Ahn Sung-ki tercatat telah membintangi lebih dari 170 judul film. Catatan Mureks menunjukkan, jumlah tersebut mencerminkan kontribusi besar yang ia berikan bagi sinema Korea, baik dari sisi kuantitas maupun kualitas peran. Deretan film yang pernah dibintanginya, sebagaimana dikutip dari laman rri.co.id, menunjukkan keberagaman karakter yang berhasil ia hidupkan, mulai dari peran dengan muatan filosofis hingga film dengan nuansa aksi dan sejarah.
Melalui setiap adegan, Ahn Sung-ki seolah mengajak penonton untuk merenung tentang kehidupan, pengorbanan, dan nilai kemanusiaan. Setiap peran yang dibawakan menghadirkan kedalaman emosi serta ketulusan yang kuat, sehingga kerap meninggalkan kesan mendalam bagi penonton. Warisan karya yang telah ditorehkan akan terus dikenang dan menjadi bagian penting dari sejarah perfilman Korea.






