Otomotif

Mengapa Ganti Aki Mobil Listrik Tak Semudah Mobil Konvensional: Tantangan di Balik Teknologi Canggih

Jumat, 02 Januari 2026 – Setiap kendaraan, termasuk mobil listrik, sejatinya dilengkapi dengan komponen aki 12 volt sebagai sumber utama arus listrik. Namun, bagi pemilik mobil listrik, menemukan atau bahkan mengganti aki tersebut bukanlah perkara mudah. Berbeda dengan mobil konvensional yang akinya seringkali mudah diakses, aki pada mobil listrik umumnya tersembunyi rapat.

Penempatan aki yang tersembunyi ini bukan tanpa alasan. Menurut pantauan Mureks, langkah ini diambil demi alasan keamanan dan keselamatan pengguna kendaraan listrik. Proses penggantian aki 12V pada mobil listrik memang terkesan rumit karena melibatkan banyak komponen elektronik. Meski demikian, penggantian tetap bisa dilakukan di bengkel resmi atau melalui layanan panggilan, tentunya dengan peralatan khusus dan prosedur keselamatan yang ketat.

Pembaca dapat menelusuri artikel informatif lainnya di Mureks. mureks.co.id

Kompleksitas Sistem Elektronik dan Risiko Reset

Kebutuhan akan kehati-hatian ekstra saat mengganti aki 12V pada mobil listrik sangat penting. Terkadang, penggunaan ‘memory saver’ diperlukan agar sistem mobil tidak mengalami reset. Hal ini disebabkan mobil listrik memiliki banyak sistem komputer yang saling terhubung. Jika dilakukan sendiri tanpa prosedur yang benar, penggantian aki berpotensi me-reset semua sistem yang ada.

Manager Operasional Bengkel Fast Pancoran, Tumenggung Prabowo, memaparkan bahwa mengganti aki 12 volt di mobil listrik itu “sangat ribet”. Kerumitan ini timbul lantaran posisi aki yang “cukup tersembunyi dan harus membongkar beberapa bagian seperti jok, dasbor dan lainnya.”

Tumenggung juga menjelaskan bahwa bengkelnya mengenakan biaya yang lebih tinggi untuk penggantian aki mobil listrik. “Makanya kalau ada mobil listrik yang mau ganti mobil, Kami di bengkel juga mengenakan biaya yang lebih tinggi.” Biaya tambahan ini, menurutnya, diperlukan karena proses bongkar pasang komponen lain yang menutupi tempat penyimpanan aki. Penempatan aki pun bervariasi tergantung merek dan tipe mobil.

Pentingnya Profesionalisme dalam Perawatan

Lebih lanjut, Tumenggung Prabowo menekankan pentingnya pemahaman sistem. “Belum lagi harus mempelajari sistemnya, agar tidak me-reset sistem. Mengingat mobil listrik syarat akan teknologi dan digitalisasi. Kalau tidak hati-hati, bukan hanya akan mengganggu sistem yang ada, namun juga bisa membuat beberapa sistem mengalami kegagalan fungsi.”

Mureks mencatat bahwa kompleksitas ini menjadikan penggantian aki 12V mobil listrik sebaiknya diserahkan kepada profesional. Jika tidak yakin, memanggil teknisi ahli adalah pilihan terbaik daripada mengambil risiko merusak sistem kendaraan yang canggih.

Mureks