Di tengah hiruk pikuk Kota Surabaya, berdiri tegak sebuah monumen pendidikan Islam yang tak lekang oleh waktu: Pesantren Ampel Denta. Didirikan oleh ulama terkemuka, Sunan Ampel atau Raden Rahmat, pesantren ini bukan sekadar lembaga pendidikan, melainkan juga simbol penyebaran ajaran Islam yang damai dan inklusif di tanah Jawa.
Tonggak Sejarah: Sunan Ampel, Sang Pendiri Pesantren Ampel Denta
Pesantren Ampel Denta merupakan buah karya seorang tokoh besar yang dihormati sebagai pelopor dakwah Islam di Jawa, Sunan Ampel. Nama aslinya Raden Rahmat, seorang ulama cerdas dari Champa yang mendedikasikan hidupnya untuk menyebarkan Islam melalui jalur pendidikan.
Artikel informatif lainnya dapat dibaca melalui Mureks. mureks.co.id
Menurut catatan penelitian Muslimah dan Lailatul Maskhuroh dalam jurnal Walisongo: Jurnal Penelitian Sosial Keagamaan (Vol. 24, No. 2, Th. 2016), pendirian pesantren ini menandai tonggak penting dalam sejarah pendidikan Islam di Nusantara. Sunan Ampel dikenal luas karena kecerdasannya dan kepeduliannya dalam menyebarkan ajaran Islam.
Visi Pendidikan Sunan Ampel: Membangun Karakter dan Ilmu
Sosok Sunan Ampel sangat dihormati sebagai wali yang membawa perubahan besar dalam kehidupan masyarakat Jawa. Konsep pendidikan yang dikembangkannya tidak hanya berfokus pada pengajaran ilmu agama, tetapi juga mengedepankan nilai moral dan spiritual.
Ia berupaya membangun karakter santri agar kelak mampu menjadi teladan di masyarakat. Pendidikan berbasis pesantren yang digagasnya menjadi metode efektif untuk memperkenalkan Islam secara damai dan inklusif.
Mureks mencatat bahwa dalam penelitian “Kontribusi Sunan Ampel (Raden Rahmat) dalam Pendidikan Islam” oleh Muslimah dan Lailatul Maskhuroh, disebutkan bahwa Sunan Ampel sukses membangun sistem pendidikan yang menekankan pentingnya akhlak dan ilmu pengetahuan bagi umat Islam di Jawa.
Lokasi Strategis: Jantung Dakwah di Ampel, Surabaya
Pesantren Ampel Denta berdiri di wilayah Ampel, Surabaya, sebuah kawasan yang sejak lama dikenal sebagai pusat komunitas Muslim dan tujuan para penuntut ilmu dari berbagai daerah. Lokasi ini bukan tanpa alasan, melainkan dipilih secara strategis untuk memperkuat perannya sebagai pusat pendidikan dan dakwah.
Berdirinya pesantren ini tak lepas dari sejarah panjang Surabaya sebagai kota pelabuhan dan jalur perdagangan penting. Lingkungan yang terbuka dan beragam di kota ini turut mempercepat penyebaran Islam serta memudahkan interaksi antarbudaya dan agama.
Keberadaan pesantren di tengah kota memudahkan akses bagi masyarakat luas, dari anak-anak hingga orang dewasa. Hal ini memperkuat peran Pesantren Ampel Denta sebagai pusat dakwah dan pendidikan yang menjangkau berbagai kalangan.
Misi Mulia: Membentuk Generasi Berilmu dan Berakhlak
Pesantren Ampel Denta didirikan dengan tujuan yang jelas dan terarah, mencakup pembinaan akhlak, penguatan keilmuan, serta penyebaran nilai-nilai Islam yang damai.
Visi dan Nilai Pendidikan Sunan Ampel
Visi Sunan Ampel dalam mendirikan pesantren adalah mencetak generasi Muslim yang berilmu, berakhlak mulia, dan mampu berperan aktif di masyarakat. Misi utamanya adalah menanamkan nilai moral dan spiritual sesuai tuntunan Alquran, sekaligus memajukan peradaban Islam melalui pendidikan.
Sebagai pusat dakwah yang efektif di Jawa Timur, pesantren ini berhasil menarik minat masyarakat untuk mengenal Islam lebih dekat serta membentuk komunitas yang harmonis. Nilai-nilai utama yang ditekankan meliputi kejujuran, kerendahan hati, dan toleransi, mendidik para santri untuk mengamalkan ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari dan menjaga hubungan baik dengan sesama.
Warisan Abadi: Kontribusi Pesantren Ampel Denta bagi Nusantara
Kehadiran Pesantren Ampel Denta telah memberikan dampak luas bagi perkembangan pendidikan Islam di Indonesia. Jejaknya masih terasa hingga kini, menjadi inspirasi bagi banyak pesantren lain di seluruh Nusantara.
Pesantren ini telah melahirkan banyak tokoh agama dan masyarakat yang berperan aktif di berbagai bidang, menunjukkan pengaruhnya yang tidak hanya terbatas pada aspek keagamaan, tetapi juga sosial dan budaya.
Tradisi pengajaran yang diwariskan Sunan Ampel terus dijaga, menjadikan Pesantren Ampel Denta teladan dalam membangun komunitas keilmuan yang terbuka dan inklusif. Menurut Muslimah dan Lailatul Maskhuroh, Pesantren Ampel Denta berperan penting dalam mengukuhkan pendidikan Islam berbasis pesantren di Indonesia, baik dari sisi pembentukan karakter maupun pengembangan keilmuan.
Kesimpulan
Pesantren Ampel Denta berdiri lebih dari sekadar lembaga pendidikan; ia adalah tonggak sejarah penting dalam penyebaran Islam di Jawa. Didirikan oleh Sunan Ampel dengan visi mulia untuk membangun masyarakat Muslim yang berilmu dan berakhlak, pesantren ini terus menorehkan jejaknya.
Lokasinya yang strategis di Surabaya memperkuat perannya sebagai pusat pendidikan dan dakwah, sekaligus menjadi inspirasi bagi pesantren-pesantren lain di seluruh Nusantara. Warisan nilai-nilai yang ditanamkan oleh Sunan Ampel tetap hidup dalam tradisi pendidikan Islam, membentuk karakter generasi penerus bangsa hingga kini.






