Menteri Agama Nasaruddin Umar mengingatkan seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Kementerian Agama (Kemenag) untuk selalu siap sedia bekerja selama 24 jam penuh. Penekanan ini disampaikan Nasaruddin saat memberikan sambutan pada Tasyakuran Hari Amal Bakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama RI di Auditorium HM Rasjidi, Jakarta, Senin (5/1/2026).
Nasaruddin menegaskan bahwa melayani di Kemenag bukan sekadar tugas administratif biasa. “Melayani di Kementerian Agama bukan sekadar pekerjaan administratif. Risiko dan tanggung jawabnya berlangsung 24 jam, tidak mengenal hari libur,” kata Nasaruddin, menekankan pentingnya keikhlasan sebagai dasar pengabdian kepada umat.
Temukan artikel informatif lainnya melalui Mureks. mureks.co.id
Menurut pantauan Mureks, ekspektasi publik terhadap ASN Kemenag jauh lebih tinggi dibandingkan instansi pemerintah lainnya. Oleh karena itu, ASN Kemenag dituntut tidak hanya profesional, tetapi juga menjadi teladan dalam sikap dan perilaku di tengah masyarakat.
“Kita ini ibarat kain putih. Setetes noda akan terlihat sangat jelas,” ujarnya, mengutip pesan almarhum Buya Hamka, untuk menggambarkan betapa krusialnya integritas dan citra ASN Kemenag.
Imam Besar Masjid Istiqlal ini juga menegaskan bahwa moto ‘Ikhlas Beramal’ harus dihayati sebagai nilai pengabdian yang mendalam, bukan sekadar slogan institusi. Ia mengingatkan pentingnya keikhlasan dalam menjalankan setiap tugas, terutama di tengah tekanan pekerjaan dan sorotan publik yang intens.
“Kita tidak cukup hanya menjadi mukhlis, tetapi juga mukhlas, bekerja sepenuhnya karena Allah tanpa mengharapkan pengakuan apa pun,” tambahnya, menekankan bahwa keikhlasan adalah kunci utama bagi ASN Kemenag dalam menjaga integritas dan kepercayaan publik.
Nasaruddin juga menekankan bahwa ASN Kemenag harus siap hadir menjawab persoalan moral dan keagamaan masyarakat, termasuk di tengah perubahan zaman dan perkembangan teknologi yang pesat. “Kita tidak bisa mengatakan ini bukan bidang saya. Masyarakat membutuhkan Kementerian Agama sebagai rujukan moral dan spiritual,” ujarnya.
Dengan usia Kemenag yang kini menginjak 80 tahun, Nasaruddin berharap peringatan HAB ini menjadi momen refleksi bagi seluruh ASN Kementerian Agama untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan pengabdian kepada umat.





