Hari kiamat menjadi salah satu pokok keyakinan fundamental dalam ajaran Islam, menandai berakhirnya kehidupan dunia dan dimulainya kehidupan abadi. Pemahaman mendalam mengenai definisi, tanda-tanda, serta peristiwa yang menyertainya krusial untuk memperkuat iman dan meningkatkan kesadaran spiritual umat Muslim.
Apa yang Dimaksud dengan Hari Kiamat?
Dalam ajaran Islam, hari kiamat didefinisikan sebagai peristiwa kolosal yang mengakhiri seluruh kehidupan di dunia dan menghancurkan tatanan alam semesta. Menurut kitab Huru-Hara Hari Kiamat karya Ibnu Katsir, kiamat adalah kejadian dahsyat yang telah diwahyukan dan diberitakan oleh Rasulullah SAW. Keyakinan ini, Mureks mencatat bahwa, bersumber kuat dari Al-Qur’an dan hadis-hadis sahih yang menguraikannya secara jelas dan sistematis.
Liputan informatif lainnya tersedia di Mureks. mureks.co.id
Definisi Hari Kiamat Menurut Syariat Islam
Secara syariat, hari kiamat adalah momen kebangkitan seluruh makhluk dari kematian untuk menghadapi perhitungan amal perbuatan mereka. Ini merupakan titik akhir kehidupan duniawi dan gerbang menuju kehidupan akhirat yang abadi.
Dalil-Dalil Al-Qur’an dan Hadis tentang Hari Kiamat
Al-Qur’an dan hadis sahih menjadi landasan utama keyakinan akan hari kiamat. Ayat-ayat suci seperti dalam Surah Al-Zalzalah dan Al-Qari’ah secara eksplisit menggambarkan kedahsyatan peristiwa tersebut. Demikian pula, banyak hadis menegaskan kepastian hari kiamat sebagai ketetapan Allah SWT yang tak terhindarkan.
Berikut adalah penjelasan mengenai kiamat yang termaktub dalam Surah Al-Zalzalah ayat 1-4:
idzâ zulzilatil-ardlu zilzâlahâ
Apabila bumi diguncangkan dengan guncangan yang dahsyat,wa akhrajatil-ardlu atsqâlahâ
bumi mengeluarkan isi perutnya,wa qâlal-insânu mâ lahâ
dan manusia bertanya, “Apa yang terjadi dengannya (bumi)?”yauma’idzin tuḫadditsu akhbârahâ
Pada hari itu (bumi) menyampaikan berita (tentang apa yang diperbuat manusia di atasnya)bi’anna rabbaka auḫâ lahâ
karena sesungguhnya Tuhanmu telah memerintahkan (yang demikian itu) kepadanya.
Hikmah dan Tujuan Ditetapkannya Hari Kiamat
Penetapan hari kiamat memiliki hikmah dan tujuan mulia, yakni sebagai pengingat bahwa setiap amal perbuatan manusia akan dimintai pertanggungjawaban. Keyakinan ini juga mendorong individu untuk menjalani hidup dengan lebih berhati-hati dan menjauhi segala bentuk kemaksiatan.
10 Tanda Besar Hari Kiamat
Pembahasan tentang hari kiamat tidak terlepas dari sepuluh tanda besar yang telah dijelaskan secara rinci dalam berbagai literatur Islam klasik, termasuk kitab Huru-Hara Hari Kiamat. Tanda-tanda ini berfungsi sebagai peringatan bagi seluruh umat manusia.
Daftar 10 Tanda Besar Hari Kiamat
Menurut Ibnu Katsir dalam kitab Huru-Hara Hari Kiamat, sepuluh tanda besar hari kiamat meliputi:
- Munculnya Dajjal.
- Turunnya Nabi Isa AS.
- Keluarnya Ya’juj dan Ma’juj.
- Terbitnya matahari dari barat.
- Munculnya binatang melata.
- Keluarnya asap tebal.
- Terjadinya tiga gerhana besar di timur, barat, dan Jazirah Arab.
- Keluarnya api besar dari arah Yaman.
Peristiwa lain seperti hancurnya Ka’bah dan datangnya angin lembut yang mencabut nyawa orang-orang beriman akan terjadi setelah kemunculan tanda-tanda besar tersebut.
Penjelasan Singkat Setiap Tanda
Seluruh tanda-tanda besar ini telah disebutkan secara jelas dalam hadis-hadis sahih, berfungsi sebagai peringatan nyata bagi umat Islam.
Peristiwa yang Terjadi di Saat Hari Kiamat
Ketika hari kiamat tiba, serangkaian peristiwa dahsyat akan terjadi. Seluruh umat manusia akan merasakan kedahsyatan yang belum pernah disaksikan sebelumnya.
Gambaran Huru-Hara Hari Kiamat
Menurut Ibnu Katsir dalam Huru-Hara Hari Kiamat, hari kiamat digambarkan sebagai peristiwa dahsyat di mana bumi akan diguncangkan hebat, gunung-gunung dihancurkan, dan seluruh makhluk akan diliputi ketakutan luar biasa. Tidak ada satu pun yang mampu melarikan diri dari kedahsyatan hari tersebut.
Proses Kehancuran Alam Semesta
Alam semesta akan mengalami kehancuran total. Lautan akan meluap, langit terbelah, dan benda-benda langit bertabrakan. Semua ciptaan Allah SWT akan musnah, kecuali yang dikehendaki-Nya untuk tetap ada.
Keadaan Manusia pada Hari Kiamat
Manusia akan dibangkitkan dalam keadaan penuh rasa takut dan penyesalan mendalam. Setiap individu akan menanti keputusan Allah SWT atas amal perbuatannya, tanpa ada pertolongan kecuali dari rahmat-Nya.
Implikasi Hukum Islam atas Keyakinan Hari Kiamat
Keyakinan terhadap hari kiamat merupakan salah satu dari rukun iman. Mengingkari hari kiamat dianggap sebagai penolakan terhadap ajaran dasar Islam dan membawa konsekuensi serius dalam hukum syariat.
Kesimpulan dan Renungan Penting tentang Hari Kiamat
Pentingnya Memperkuat Iman kepada Hari Kiamat
Meyakini hari kiamat adalah bagian integral dari iman yang wajib dimiliki setiap Muslim. Pemahaman mendalam tentang hari kiamat dapat mendorong individu untuk terus memperbaiki diri dan meningkatkan amal saleh.
Pesan Moral sesuai Hukum Islam
Hari kiamat mengajarkan pentingnya pertanggungjawaban atas setiap perbuatan. Dengan memahami peristiwa hari kiamat, setiap Muslim diharapkan dapat menjalani hidup dengan lebih bijak dan tidak mudah tergoda oleh fatamorgana duniawi.
Reviewed by Ajid Fuad Muzaki S.Th.I






